Kodim Sumenep Libas PWPS

- Redaksi

Selasa, 6 Juni 2023 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep – Pelaporan kasus dugaan memberikan keterangan palsu oleh H. RB. Akhmad Hasanudin, untuk mengajukan permohonan peta bidang tanah Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0827/Sumenep beberapa bulan lalu, kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Peralihan status dari saksi menjadi tersangka ditetapkan pada Senin, 5 Juni 2023 melalui surat Nomor : B/328/SP2HP-13/VI/2023/Satreskrim terhadap ketua Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo (PWPS) yang dilaporkan oleh ketua Lembaga Bantuan Hukum Forum Rakyat Pembela Keadilan dan Orang-orang Tertindas (LBH FORpKOT) Herman Wahyudi.

Kasus tersebut berawal dari pihak PWPS yang mengklaim lahan Makodim Sumenep dengan menggunakan surat-surat atau dokumen yang diterbitkan oleh kelurahan Pajagalan yang diduga diterbitkan berdasarkan keterangan palsu oleh ketua PWPS.

Dengan spontan, hal itu mendapat perlawanan dari mayoritas masyarakat Kota Keris sebab masyarakat semua tahu dan meyakini bahwa sporadik itu terindikasi palsu, sedangkan penguasaan lahan faktanya telah dikuasai oleh TNI sejak Indonesia Merdeka.

Bahkan Fauzi As owner LaBatik sebagai tokoh muda Sumenep juga heran mengapa tiba-tiba sporadik untuk lahan Makodim justru muncul dari pihak PWPS. (6/6).

“Tentu hal tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, bagaimana sporadik itu bisa muncul sekarang yang tentu saja logikanya Makodim lah yang paling berhak atas lahan yang sudah dalam penguasaan dan pengelolaan secara fisik”, ujar Fauzi.

Di lain sisi, Fauzi As yang getol mengawal kasus dugaan pemalsuan surat-surat yang dilakukan oleh PWPS Sumenep saat mengklaim lahan Makodim 0827/Sumenep memberikan apresiasi atas kinerja Penyidik SatReskrim Polres Sumenep.

Menurutnya, dengan ditetapkannya oknum Perkumpulan Wakaf Panembahan Sumolo sebagai tersangka, ada beberapa hal yang penting untuk disampaikan pada publik.

”Yang pertama bahwa klaim mereka terhadap lahan Makodim Sumenep itu bohong dan mimpi. Sebab lahan Makodim Sumenep sudah bersertifikat,” kata Fauzi As.

Kedua, PWPS sebagai organisasi seolah hanya menjadi alat oknum untuk membodongkan tanah-tanah rakyat.

”Hal ini sudah tidak boleh terjadi di Sumenep. Segelintir orang yang memanfaatkan trah keturunan merampas hak rakyat yang lain. Kalau mau diambil alih Philipina dan Malaysia itu suruh ambil.”

Sementara, Sekretaris PWPS yang akrab dipanggil Totok saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp oleh media bagiberita.id terkait penetapan tersangka Akhmad Hasanudin, dirinya mengatakan bahwa masih akan mengadakan rapat.

“Karena kami itu lembaga, dengan adanya penetapan itu kami masih akan adakan rapat di PWPS, sementara ini no comment dulu,” pungkasnya. (RHN).

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan
Tolak Peradilan Militer, GAPADA Desak Kasus Andrie Yunus Diadili Umum
Konferensi Pers Kapolda Jatim Batal, Media Menunggu Tiga Jam Tanpa Kepastian
Aktivis Dear Jatim Adukan Dugaan Korupsi PUTR Sumenep ke Polda Jatim
KPK Periksa Pengusaha Rokok dalam Skandal Pita Cukai, Dear Jatim Desak KPK “Main” ke Madura
Dear Jatim Gelar Mimbar Bebas di Depan Kantor DPRD Sumenep, Kecam Teror terhadap Aktivis
Harga Miring, Biaya Membengkak Hingga Dugaan Penelantaran Sejumlah Jamaah Haji
Aksi Bisu Dear Jatim Soroti Maraknya Korupsi di Sumenep, Desak Polres Segera Atensi Laporan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:50 WIB

Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan

Jumat, 24 April 2026 - 09:19 WIB

Tolak Peradilan Militer, GAPADA Desak Kasus Andrie Yunus Diadili Umum

Selasa, 14 April 2026 - 21:45 WIB

Konferensi Pers Kapolda Jatim Batal, Media Menunggu Tiga Jam Tanpa Kepastian

Selasa, 7 April 2026 - 12:49 WIB

Aktivis Dear Jatim Adukan Dugaan Korupsi PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Sabtu, 4 April 2026 - 00:17 WIB

KPK Periksa Pengusaha Rokok dalam Skandal Pita Cukai, Dear Jatim Desak KPK “Main” ke Madura

Berita Terbaru

Berita

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:15 WIB