KMP DBS III Tidak Beroperasi, IMKS Gelar Demo Desak Pemkab Sumenep

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep – Ikatan Mahasiswa Kangean Sumenep (IMKS) mengadakan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Sumenep pada Kamis (14/11/2024). IMKS menuntut agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep segera menyelesaikan masalah transportasi laut di Kepulauan Kangean, khususnya terkait tidak beroperasinya KMP DBS III.

Dalam orasinya, Koordinator Lapangan (Korlap) Afiq Afandi menyatakan kekecewaan IMKS terhadap Pemkab Sumenep yang dianggap lamban mengatasi masalah ini. “Kami menuntut Pemkab untuk segera mengoperasikan KMP Sumekar III, agar roda perekonomian masyarakat Kangean tidak semakin terganggu,” ujarnya. (14/11)

 

Menurut Afiq, KMP DBS III yang tak kunjung berlayar berdampak langsung pada berbagai aspek kehidupan masyarakat di kepulauan, terutama perekonomian yang sangat bergantung pada transportasi laut. Ia juga meminta Pemkab untuk lebih tegas dalam mengelola PT. Sumekar Line, perusahaan yang mengoperasikan kapal tersebut.

Salah satu orator aksi menyebutkan bahwa demonstrasi ini didasari oleh keresahan masyarakat yang merasa diabaikan. Aksi tersebut, katanya, adalah hasil dari kajian mendalam mengenai urgensi operasional KMP DBS III.

Dalam pernyataan tertulisnya, IMKS menuntut Pemkab agar segera melakukan tiga hal utama, yakni memperbaiki Kapal DBS III, membuka transparansi anggaran, serta merombak manajemen PT. Sumekar Line demi peningkatan layanan.

Puluhan mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut memulai protes mereka dari titik kumpul di Warkop Kangean, kemudian berlanjut ke Kantor Pemkab Sumenep. Di sana, mereka diterima oleh Syaiful Bahri, Direktur Utama PT. Sumekar Line.

Syaiful menjelaskan bahwa KMP Sumekar III telah selesai docking, tetapi belum bisa berlayar karena kendala pembayaran. Ia berjanji kapal akan mulai beroperasi pada 17 November 2024, namun janji tersebut disambut skeptis oleh massa aksi.

Aksi diakhiri dengan pembakaran ban di halaman kantor Pemkab sebagai simbol protes, menunjukkan kekecewaan mereka terhadap Pemkab Sumenep yang dianggap “mati suri” dalam menangani isu krusial ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TMMD 2026, Sumur Bor Moyoketen Tingkatkan Taraf Hidup Petani
TNI Manunggal Air Desa Waung, Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Camat Campurdarat Hadiri Pengawasan Dan Evaluasi TMMD KE 130 WILAYAH KODIM 0807 Tulungagung
Tes Urine Mendadak, 29 Personel BNNK Sumenep Negatif Narkoba
Pemkab dan Baznas Tulungagung Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih ke Lima Kecamatan
Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama
Disnakertrans Tulungagung Manfaatkan Alokasi DBHCHT Untuk Mencetak SDM Yang Unggul
Menyikapi Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih Pada Desa Terdampak

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:04 WIB

TMMD 2026, Sumur Bor Moyoketen Tingkatkan Taraf Hidup Petani

Kamis, 5 November 2026 - 05:58 WIB

TNI Manunggal Air Desa Waung, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Tes Urine Mendadak, 29 Personel BNNK Sumenep Negatif Narkoba

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Pemkab dan Baznas Tulungagung Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih ke Lima Kecamatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama

Berita Terbaru

Peristiwa

TMMD 2026, Sumur Bor Moyoketen Tingkatkan Taraf Hidup Petani

Kamis, 5 Nov 2026 - 06:04 WIB

Peristiwa

TNI Manunggal Air Desa Waung, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 Nov 2026 - 05:58 WIB

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Bambang Suyitno, S.H., M.Si.

Berita

Sumenep Perkuat Pembinaan Produk Hukum Daerah

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:23 WIB