Foto : pelatihan kerja di BLK Tulungagung bersumber dari DBHCHT
Bagiberita.id, Tulungagung — Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau ( DBHCHT) banyak manfaatnya bagi pemberdayaan masyarakat. Seperti halnya dengan pemerintah kabupaten Tulungagung melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) memanfaatkan alokasi DBHCHT untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul melalui lima program pelatihan keterampilan kerja yang dilaksanakan oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK).
Plt Kepala Disnakertrans Tulungagung, Agus Pamungkas, melalui Kepala UPT BLK, Final Abidin, S.Sos., menyampaikan tiga program kejuruan yang telah usai dilaksanakan, antara lain : bidang otomotif, bahasa Inggris dan digital marketing.
“Seluruh peserta mengikuti uji kompetensi beberapa bulan lalu dan menerima sertifikat resmi,” jelas Final, pada Rabu (7/10/2026) di ruang kerjanya.
Selain itu, dikatakannya masih ada dua kejuruan lain yang masih sedang dilaksanakan, yakni : barista dan desain grafis yang pembukaan pelaksanaanya pada pertengahan September 2026 yang lalu.
“Jadi, saat ini masih sedang berlangsung pelatihan barista yang diikuti 16 peserta dengan durasi 120 jam atau 15 hari kerja,” katanya.
Lebih lanjut Final mengungkapkan, bahwa saat ini para peserta menjalani uji kompetensi yang dilaksanakan LSP Pariwisata Pesona Indonesia dengan melibatkan dua asesor. Adapun ujiannya mencakup teori dan praktik, dimana bagi peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat dari BNSP.
Sedangkan pelatihan desain grafis berdurasi 240 jam atau 30 hari kerja, kami menjadwalkan akhir Oktober setelah seluruh materi selesai.
“Dalam memanfaatkan DBHCHT ini, tujuan kami ingin mencetak calon pekerja maupun pelaku usaha agar memiliki keterampilan yang lebih, apalagi pada era sekarang peluang banyak tapi saingan juga ketat. Karena itu, kami dorong peserta untuk terus mengasah upgrading skills,” lanjut Final.
Final menambahkan bahwa bagi peserta, selain mendapatkan ilmy dan praktik pelatihan, peserta juga mendapat fasilitas berupa seragam, makan siang, tas, alat tulis serta ujian gratis.
Menurutnya, Disnakertrans Tulungagung turut menjalin komunikasi dengan pelaku usaha lokal. Informasi lowongan kerja dari mitra usaha akan diteruskan kepada alumni pelatihan sehingga mereka memiliki akses langsung terhadap kesempatan kerja.
Pemanfaatan DBHCHT oleh Disnakertrans Tulungagung terbukti menjadi instrumen strategis dalam mencetak SDM unggul. Program pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja dan wirausaha baru.
Dengan dukungan fasilitas, sertifikasi resmi, serta jaringan mitra usaha, DBHCHT memperkuat daya saing tenaga kerja lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Lukman)












