TNI Manunggal Air Desa Waung, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

- Redaksi

Kamis, 5 November 2026 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : titik lokasi TNI Manunggal Air desa Waung

Bagiberita.id, Tulungagung – Negara Agraris merupakan sebutan dari negara Indonesia yang berarti negara yang sebagian besar penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Dalam pertanian, faktor utama penunjang adalah “Air Bersih”.
Air bersih membawa kehidupan, kepedulian menghadirkan harapan. Bersama TNI, membangun desa untuk kesejahteraan masyarakat, saat ini sedang di galakkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD Ke – 130 Kabupaten Tulungagung) dengan fokus TNI Manunggal Air di desa Waung guna mendukung ketersediaan air di sektor pertanian dan sebagai langkah untuk membantu peningkatan produktivitas hasil pertanian di masyarakat.

Dalam hal ini, pada program TNI Manunggal Air desa Waung kecamatan Boyolangu ini dengan membangun sumur Bor Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) berada di RT : 02 / RW : 02 dusun Kalituri

Dikatakan oleh Saroji merupakan ketua kelompok tani (Poktan) Ngudi Mulyo mengungkapkan rasa terimakasihnya karena dengan adanya program ini salah satu penerima manfaatnya adalah Poktan yang diketuainya.

“Syukur alkhamdulillah kami menerima manfaat dari program ini,” ungkap Saroji, pada Minggu (25/10/2026) sore hari.

Menurutnya dengan adanya sumber air buatan ini memberikan dampak positif pada wilayah kelompok tani dibawah kepemimpinannya dengan luas lahan kurang lebih tigapuluh dua (32) hektare.

“Kami, petani desa Waung merasa sangat terbantu dengan dibangunnya sumur bor SPAM ini, karena kegiatan pertanian kami tentunya akan sangat memadai, betapa tidak, dalam pengolahan dan perkembangan pertanian sangat membutuhkan air,” lanjutnya.

Lebih jauh dirinya mengatakan bahwa jenis tanaman yang ditanam di wilayahnya bervariatif.

“Jenis tanaman di desa kami bervariatif, yakni :
– Untuk MT 1 tanaman padi seluas 25 hektare.
– Untuk MT 2 tanaman tembakau seluas 7 hektare, tanaman jagung 5 hektare, cabai 7 hektare dan bawang merah 3 hektare.
– Untuk MT 3 tanaman jagung 5 hektare, cabai 14 hektare dan bawang merah 6 hektare, yang semua jenis tanaman ini sangat membutuhkan air di kala kemarau,” katanya.

Sementara itu, ungkapan yang sama terucap dari kepala desa Waung Hari Purwanto, MH dengan mengatakan rasa terima kasihnya akan adanya program TMMD, karenanya, sesuatu yang didambakan oleh masyarakatnya yang mayoritas petani ini, yaitu bantuan Sumur Bor dari program TMMD 2026 bisa terwujud.

“Alkhamdulillah, apa yang didambakan petani desa Waung bisa terwujud,” ungkapnya, Rabu (4/10/2016).

Bukan hanya ucapan terimakasih, pihaknya juga melanjutkan dengan memaparkan nilai manfaat dari Sumur SPAM TMMD 2026 itu. Menurutnya Nilai manfaat sumur SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum berbasis sumur bor/air tanah) sangat krusial bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam menjamin pemenuhan hak dasar atas air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan.

” Pembangunan ini bukan sekadar proyek infrastruktur fisik, melainkan bentuk investasi jangka panjang untuk mendongkrak kualitas hidup warga, ” lanjutnya.

“Dan Harapan kami, akan adanya sumur SPAM atau sumur Bor ini berfokus pada pemenuhan hak dasar masyarakat atas akses air bersih yang layak, sehat, dan berkelanjutan, juga guna pemenuhan kebutuhan air di areal persawahan dikala musim kemarau. Dengan demikian masyarakat kami tidak kebingungan apabila musim kemarau, tetap bisa menanam dengan baik, sehingga hasil pertanian desa kami juga tetap terjaga dengan baik yang berefek pada peningkatan kesejahteraan petani desa Waung, ” harapnya. (Lukman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TMMD 2026, Sumur Bor Moyoketen Tingkatkan Taraf Hidup Petani
Camat Campurdarat Hadiri Pengawasan Dan Evaluasi TMMD KE 130 WILAYAH KODIM 0807 Tulungagung
Tes Urine Mendadak, 29 Personel BNNK Sumenep Negatif Narkoba
Pemkab dan Baznas Tulungagung Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih ke Lima Kecamatan
Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama
Disnakertrans Tulungagung Manfaatkan Alokasi DBHCHT Untuk Mencetak SDM Yang Unggul
Menyikapi Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih Pada Desa Terdampak
Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan 

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:04 WIB

TMMD 2026, Sumur Bor Moyoketen Tingkatkan Taraf Hidup Petani

Kamis, 5 November 2026 - 05:58 WIB

TNI Manunggal Air Desa Waung, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 3 November 2026 - 04:59 WIB

Camat Campurdarat Hadiri Pengawasan Dan Evaluasi TMMD KE 130 WILAYAH KODIM 0807 Tulungagung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Tes Urine Mendadak, 29 Personel BNNK Sumenep Negatif Narkoba

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Pemkab dan Baznas Tulungagung Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih ke Lima Kecamatan

Berita Terbaru

Peristiwa

TMMD 2026, Sumur Bor Moyoketen Tingkatkan Taraf Hidup Petani

Kamis, 5 Nov 2026 - 06:04 WIB

Peristiwa

TNI Manunggal Air Desa Waung, Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Kamis, 5 Nov 2026 - 05:58 WIB

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Bambang Suyitno, S.H., M.Si.

Berita

Sumenep Perkuat Pembinaan Produk Hukum Daerah

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:23 WIB