Foto : lokasi TMMD 2026, TNI Manunggal air desa Moyoketen
Bagiberita.id, Tulungagung – Saat ini KODIM 0807/Tulungagung sedang mengadakan TNI Manunggal Membangun Desa. Untuk tahun 2026 ini sudah yang ke 130 kalinya. Dalam pelaksanaannya ada beberapa jenis pekerjaan yang dilakukan dalam TMMD tersebut, yakni : pembangunan infrastruktur jalan, renovasi rumah Tidak Layak Huni ( RTLH), jambanisasi dan jenis pengerjaan yang lainnya termasuk pemenuhan “Pembangunan Penyediaan Air Bersih” di beberapa desa di kecamatan Boyolangu, yaitu di desa Moyoketen yang tepatnya berada di dusun Pacet.
Bantuan penyediaan akses air bersih ini dirasakan sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga desa Moyoketen melalui ketua kelompok tani Harimulyo II, Saroji menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada TNI, khususnya jajaran Kodim dan seluruh personel yang telah bekerja keras menghadirkan fasilitas air bersih bagi masyarakat.
“Syukur alkhamdulillah dan kami sampaikan terima kasih kepada pemkab Tulungagung juga KODIM 0807 / Tulungagung atas bantuan pembangunan penyediaan air bersih dengan dibangunnya sumur bor / SPAM melalui program TMMD ke -130 2026 ini, ” ungkapnya.
Bagi warga Desa Moyoketen, ketersediaan air bersih bukan sekadar bantuan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup, menjaga kesehatan keluarga, serta mendukung aktivitas rumah tangga dan kebutuhan masyarakat lainnya tak lepas juga pada pengairan sawah yang mana di musim kemarau petani susah mendapatkan pengairan sawah.
“Ketersediaan air ini sangat membantu kami para petani di kala musim kemarau, dimana pada musim kemarau kami susah mengurus tanaman karena keterbatasan air, namun setelah adanya sumur bor ini, kedepan kami tidak akan kesulitan air, dimana kita tetap bisa mengolah sawah sebagai sumber penghidupan petani desa Moyoketen, ” lanjutnya..
Masyarakat berharap program TNI Manunggal Air ini dapat terus berlanjut dan menjangkau wilayah-wilayah lain yang masih membutuhkan akses air bersih. Warga juga berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
” Melalui program TMMD ke-130 ini, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali diwujudkan melalui kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, semoga juga program ini akan terus berlanjut dalam jangka panjang dan masyarakat akan terus merasakan manfaatnya, ” tambahnya.

Adapun menurutnya, dalam memanfaatkan sumber air tersebut digunakan untuk mengaliri baku sawah dengan jenis tanaman dan luasan yang bervariatif.
“Setiap tahun tanaman kami berganti, tidak selalu menanam tanaman yang sama, yaitu bisa padi ataupun palawija. Adapun untuk luas tanah dan jenis tanaman saat ini adalah :
– MT 1 tanaman padi dengan luas 32 hektare
– MT 2 tanaman padi 18 hektare tomat 3 hektare, cabai 7 hektare dan jagung 5 hektare
– MT 3, tanaman jagung 7 hektare, padi 10 hektare, cabai 9 hektare dan tomat 6 hektare. Semoga dengan dibangunnya sumber air SPAM ini memudahkan kami, para petani disini dalam mendapatkan air bersih dikala kemarau dan tentunya harapan kami, dengan adanya bantuan sumber air SPAM ini hasil pertanian di desa kami semakin meningkat, sehingga kesejahteraan petani desa kami meningkat pula,” harapnya.
Sementara itu kepala desa Moyoketen, Hari Purwanto menyampaikan apresiasi terhadap TMMD ini, karena menurutnya TMMD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
” Dengan adanya TMMD ini bisa memberikan manfaat yang nyata terhadap masyarakat, ” katanya.
Tak hanya itu, menurutnya selain pembangunan infrastruktur jalan, program TMMD juga menyentuh aspek kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sumur bor / SPAM. Pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas ketersediaan air bersih yang layak, aman konsumsi, laham pertanian dan berkelanjutan bagi masyarakat tempat tinggal, sanitasi, serta kenyamanan hidup warga penerima manfaat.
” Program ini semuanya akan kembali ke masyarakat, utamanya kalau di desa kami yang masyarakatnya bertani dalam menggantungkan penghidupannya, SPAM ini sangatlah vital dalan pengelolaan pertanian guna menyambung hidup dan peningkatan taraf hidup, ” harapnya. (Lukman)












