Kapolresta Sumenep Sambangi AJS, Ketegasan dan Sinergi Tuai Apresiasi

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silaturahmi Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., ke Kantor Aliansi Jurnalis Sumekar (AJS) menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers di Kabupaten Sumenep.

Silaturahmi Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., ke Kantor Aliansi Jurnalis Sumekar (AJS) menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers di Kabupaten Sumenep.

Bagiberita.id, Sumenep — Silaturahmi Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., ke Kantor Aliansi Jurnalis Sumekar (AJS) menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers di Kabupaten Sumenep.

 

Dalam kunjungan tersebut, Kapolresta Sumenep hadir bersama jajaran pejabat utama Polresta Sumenep, di antaranya Wakapolresta, Kasi Humas, KBO Intelkam, serta Kasat Narkoba beserta jajaran.

 

Kehadiran jajaran lengkap tersebut menunjukkan pentingnya membangun komunikasi langsung dengan insan pers. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman, menyampaikan gagasan dan membahas berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.

 

Ketua AJS Faldy Aditya menyambut baik kunjungan Kapolresta Sumenep bersama jajaran. Menurut Faldy, silaturahmi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers.

 

AJS memandang kepolisian dan media mempunyai fungsi yang berbeda, tetapi dapat berjalan beriringan dalam memberikan manfaat kepada masyarakat. Kepolisian memiliki tugas menjaga keamanan, memberikan pelayanan dan menegakkan hukum, sedangkan pers menjalankan fungsi jurnalistik, penyampaian informasi serta kontrol sosial.

 

Dalam pertemuan tersebut, Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu juga menyampaikan apresiasi terhadap sinergi dan komunikasi yang selama ini terbangun dengan AJS.

 

Menurut Ariek, komunikasi dengan media merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang sehat antara institusi kepolisian dan masyarakat. Media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus menjadi jembatan komunikasi kepada publik.

 

Ariek juga berbagi sejumlah pengalaman selama menjalankan tugas di lingkungan kepolisian. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari diskusi mengenai dinamika tugas kepolisian, tantangan menjaga keamanan serta bagaimana membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

 

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah membuat masyarakat semakin cepat memperoleh berbagai informasi. Kondisi tersebut menuntut semua pihak, termasuk kepolisian dan media, untuk mengedepankan ketepatan informasi dan komunikasi yang bertanggung jawab.

 

Kapolresta juga menekankan bahwa hubungan antara kepolisian dan media harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghormati.

 

Ariek menyampaikan bahwa hal-hal positif yang memang layak diketahui masyarakat tentu baik untuk disampaikan kepada publik melalui media. Dalam hal ini, media memiliki peran sebagai salah satu corong informasi kepada masyarakat.

 

Namun, Ariek juga memberikan penekanan mengenai bagaimana menyikapi persoalan yang masih memiliki kekurangan.

 

Menurutnya, ketika terdapat hal yang dinilai kurang baik, komunikasi konstruktif sebaiknya didahulukan agar persoalan tersebut dapat dibicarakan dan dicarikan jalan keluar.

 

“Kalau ada hal yang baik, tentu baik untuk disampaikan ke tengah masyarakat. Media sebagai corong informasi masyarakat. Tetapi kalau ada hal yang kurang baik, dahulukan komunikasi yang konstruktif agar ada jalan keluar,” demikian pesan Ariek dalam pertemuan tersebut.

 

Pernyataan tersebut menunjukkan keterbukaan Kapolresta Sumenep terhadap kritik dan masukan. Menurutnya, komunikasi bukan dimaksudkan untuk membatasi fungsi kontrol media, melainkan menjadi ruang untuk menyelesaikan persoalan secara proporsional.

 

Bagi Ariek, kritik yang disampaikan secara konstruktif dapat menjadi bahan evaluasi bagi institusi kepolisian. Sebaliknya, komunikasi yang baik juga dapat membantu media mendapatkan informasi dan konteks yang lebih lengkap sebelum sebuah persoalan disampaikan kepada masyarakat.

 

Sikap Kapolresta tersebut mendapat apresiasi dari AJS. Ketua AJS Faldy Aditya menilai keterbukaan dan ketegasan pimpinan kepolisian merupakan modal penting dalam membangun kepercayaan publik.

 

Selain mengapresiasi keterbukaan komunikasi, AJS juga memberikan apresiasi terhadap langkah tegas Kapolresta Sumenep dalam menindak anggota yang bermasalah.

 

Menurut AJS, keberanian pimpinan mengambil tindakan terhadap personel yang melakukan pelanggaran merupakan bagian dari upaya menjaga marwah institusi kepolisian.

 

Ketegasan tersebut dinilai penting agar tidak ada tindakan oknum yang kemudian mencederai citra institusi secara keseluruhan.

 

AJS menegaskan bahwa kemitraan dengan Polresta Sumenep tidak berarti menghilangkan fungsi kontrol sosial pers. Justru, hubungan yang sehat harus memberikan ruang bagi kritik, klarifikasi dan komunikasi dua arah.

 

“Bagi kami, kemitraan bukan berarti pers kehilangan fungsi kontrol. Kami tetap menjalankan fungsi jurnalistik, tetapi komunikasi yang baik akan membuat setiap persoalan dapat dibahas secara konstruktif,” ujar Faldy.

 

Dalam pertemuan tersebut juga muncul gagasan baru dari AJS untuk merintis kerja sama dalam bidang pemberdayaan dan peningkatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

 

Gagasan ini menjadi salah satu pembahasan yang menarik karena AJS ingin agar hubungan kemitraan tidak hanya berorientasi pada persoalan pemberitaan, tetapi juga dapat berkembang menjadi kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

AJS melihat sektor UMKM memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Sumenep. Banyak produk lokal yang memiliki kualitas dan potensi pasar, namun masih membutuhkan dukungan dari sisi promosi, publikasi, pemasaran dan pengembangan jaringan.

 

Melalui kekuatan media, AJS ingin membantu memperkenalkan produk-produk UMKM lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

 

Konsep kerja sama tersebut masih akan dirumuskan lebih lanjut. AJS berharap nantinya dapat dibangun sebuah pola kolaborasi yang jelas, profesional dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Gagasan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa organisasi jurnalis dapat mengambil peran lebih luas di tengah masyarakat. Tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong lahirnya berbagai kegiatan produktif.

 

Kapolresta Sumenep menyambut baik gagasan-gagasan positif yang disampaikan dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi yang memberikan manfaat kepada masyarakat patut terus dikembangkan.

 

Pertemuan Kapolresta Sumenep bersama jajaran dengan AJS akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda silaturahmi.

 

Ada pesan mengenai pentingnya keterbukaan komunikasi, ada apresiasi terhadap ketegasan dalam membina internal kepolisian, sekaligus ada gagasan untuk membangun kolaborasi dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Bagi AJS, sinergi dengan Polresta Sumenep harus tetap ditempatkan dalam koridor profesional. Pers tetap independen dan menjalankan fungsi kontrol sosial, sementara kepolisian terus menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, pengayoman dan penegakan hukum.

 

Keduanya dapat bertemu dalam satu kepentingan yang sama, yakni memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, menjaga kondusivitas daerah dan mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik.

 

Silaturahmi tersebut juga diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang semakin intens antara AJS dan jajaran Polresta Sumenep.

 

Dengan komunikasi yang terbuka, persoalan dapat dibicarakan. Dengan kritik yang konstruktif, evaluasi dapat dilakukan. Dan dengan kolaborasi yang positif, berbagai gagasan untuk kepentingan masyarakat dapat diwujudkan.

 

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu bersama jajaran dan AJS pun sepakat bahwa hubungan kepolisian dan pers perlu terus dirawat melalui silaturahmi, komunikasi serta sinergi yang sehat.

 

Sebab, ketika ada hal baik, masyarakat berhak mengetahuinya. Dan ketika ada persoalan, komunikasi yang konstruktif harus menjadi pintu awal untuk menemukan jalan keluar.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional, Pilot Bupati : Anak adalah Investasi Sekaligus Aset Bangsa Yang Harus Dijamin Haknya
Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI
Bertahan Sejak Tahun 1940, Alasan Bupati Fauzi Wajibkan Pawai Muharram di Sumenep Bikin Merinding
Teken Komitmen Bersama di Pendopo Keraton, Pemkab dan BPS Sumenep Bersinergi Rilis Sensus Ekonomi 2026
Setop Bikin Pasien Lelah Berpindah Ruangan, RSUDMA Sumenep Satukan Dokter Spesialis di Poli Terpadu
Genjot Pelayanan Publik, Bupati Achmad Fauzi Rombak Sejumlah Pejabat Strategis Sumenep
Sinergi RSUDMA dan LKNU Sumenep Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Berintegritas
Rumah Ludes di Kepulauan Giligenting, Cara Pemkab Sumenep Pulihkan Korban Banjir

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi AJS, Ketegasan dan Sinergi Tuai Apresiasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI

Senin, 29 Juni 2026 - 23:37 WIB

Bertahan Sejak Tahun 1940, Alasan Bupati Fauzi Wajibkan Pawai Muharram di Sumenep Bikin Merinding

Senin, 29 Juni 2026 - 22:29 WIB

Teken Komitmen Bersama di Pendopo Keraton, Pemkab dan BPS Sumenep Bersinergi Rilis Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:35 WIB

Setop Bikin Pasien Lelah Berpindah Ruangan, RSUDMA Sumenep Satukan Dokter Spesialis di Poli Terpadu

Berita Terbaru

Fauzi As

Opini

Sumenep Kepulauan: Mengganti Nama atau Mengganti Nasib?

Senin, 3 Agu 2026 - 14:55 WIB