Bagiberita.id, Sumenep — Kebakaran menghanguskan puluhan sepeda motor yang terparkir di kawasan Gunung Eteng, Desa Tambayangan, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Kamis (20/8/2026).
Sedikitnya 35 unit sepeda motor dilaporkan terdampak dalam peristiwa tersebut. Kendaraan yang sebelumnya terparkir di lokasi berubah menjadi bangkai setelah api melalap area parkir.
Peristiwa itu terekam dalam video warga yang kemudian beredar. Dalam rekaman tersebut, kobaran api terlihat membesar di antara deretan sepeda motor yang terparkir berdekatan.

Di tengah penanganan kejadian, Camat Kangayan Nurullah turut turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Kehadiran Camat Kangayan untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus memantau situasi pascakebakaran.
Nurullah juga melihat langsung kondisi sejumlah sepeda motor yang terdampak. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari respons pemerintah kecamatan terhadap peristiwa yang menimbulkan kerugian bagi warga.
Sebelum kebakaran terjadi, kondisi lokasi masih tampak normal. Dokumentasi foto yang diterima redaksi diperkirakan diambil sekitar pukul 15.30 WIB, memperlihatkan puluhan sepeda motor masih terparkir di kawasan tersebut.

Beberapa kendaraan disebut merupakan milik warga maupun karyawan BMT yang biasa memarkir sepeda motornya di kawasan Gunung Eteng.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Belum terdapat keterangan resmi yang memastikan sumber awal api maupun faktor yang menyebabkan kobaran dengan cepat meluas ke area parkir.
Karena itu, berbagai dugaan terkait penyebab kebakaran masih perlu diverifikasi. Kepastian mengenai sumber api tetap menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.
Selain menimbulkan kerusakan kendaraan, peristiwa tersebut juga menyebabkan kerugian material yang nilainya belum dapat dipastikan. Pendataan kendaraan dan pemiliknya masih diperlukan untuk memperoleh angka kerugian secara akurat.
Pemerintah kecamatan bersama pihak terkait diharapkan terus melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi warga terdampak serta membantu proses pendataan kendaraan yang terbakar.
Sementara itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian sebelum terdapat hasil pemeriksaan resmi dari pihak berwenang.
Perkembangan mengenai penyebab kebakaran, identitas pemilik kendaraan, dan total kerugian masih menunggu hasil pendataan serta keterangan resmi pihak terkait.







