Bagiberita.id, Sumenep — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan sektor tembakau sekaligus memperluas akses pemasaran hasil produksi petani.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui fasilitasi pengiriman perdana hasil panen tembakau varietas Prancak N95 milik petani Sumenep kepada mitra industri di Kabupaten Pamekasan.
Sebanyak tiga kendaraan pikap diberangkatkan dengan membawa sekitar 3,5 ton tembakau hasil panen. Komoditas tersebut selanjutnya dipasarkan kepada mitra PT Djarum di Pamekasan.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pengiriman perdana ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat akses pasar bagi petani tembakau di daerah. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong agar hasil produksi petani dapat terserap melalui jalur pemasaran yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, tembakau varietas Prancak N95 merupakan salah satu komoditas yang dikembangkan petani Sumenep dan memiliki peluang untuk terus dipasarkan kepada mitra industri.
“Alhamdulillah, hari ini kami dari DKPP Kabupaten Sumenep mewakili Bapak Bupati memberangkatkan penjualan perdana hasil panen tembakau varietas Prancak N95 kepada mitra di Pamekasan,” ujar Kepala DKPP Sumenep.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap APTI Kabupaten Sumenep dan para petani yang telah mengambil inisiatif dalam memperkuat pemasaran hasil panen.
Langkah tersebut dinilai penting karena keberhasilan sektor tembakau tidak hanya ditentukan oleh produksi, tetapi juga kemampuan petani mendapatkan akses pasar yang mampu menyerap hasil panen secara berkelanjutan.
Pengiriman perdana kali ini dilakukan dari wilayah Guluk-Guluk. Tiga kendaraan pikap diberangkatkan dengan total muatan sekitar 3,5 ton.
Rencana pengiriman berikutnya juga telah disiapkan. Berdasarkan keterangan Kepala DKPP Sumenep, pengiriman lanjutan dijadwalkan kembali dilakukan pada Minggu dengan jumlah tembakau yang lebih besar.
Kondisi tersebut menjadi sinyal positif bagi petani karena terbukanya peluang penyerapan lanjutan terhadap hasil panen varietas Prancak N95.
DKPP Sumenep berharap hubungan antara petani dengan mitra industri dapat terus terjalin dengan baik. Pemerintah daerah juga mendorong petani menjaga kualitas hasil produksi agar sesuai dengan kebutuhan pasar.
Kualitas tembakau menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pemasaran. Karena itu, petani diharapkan terus memperhatikan proses budidaya, panen hingga penanganan hasil produksi sebelum dipasarkan.
Di sisi lain, penguatan kelembagaan petani melalui APTI juga diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi petani dalam menghadapi dinamika pasar tembakau.
Kepala DKPP Sumenep menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap upaya petani mengembangkan komoditas tembakau. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi petani dan mitra industri menjadi salah satu langkah yang dapat membuka peluang pemasaran lebih luas.
“Semoga para petani yang tergabung dalam APTI Kabupaten Sumenep semakin maju dan semakin sejahtera dengan harga yang baik serta kualitas yang diharapkan pasar,” katanya.
Dengan adanya pengiriman perdana tersebut, tembakau varietas Prancak N95 diharapkan semakin dikenal dan memiliki akses pasar yang lebih luas. Pada saat yang sama, petani diharapkan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik dari hasil produksi mereka.
DKPP Sumenep pun mengapresiasi inisiatif para petani dan APTI yang telah mendorong pemasaran hasil panen. Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat menjadi awal dari kerja sama pemasaran yang berkelanjutan dan memberi kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani tembakau.
Petani jaya, Sumenep makmur.







