Pasar Lelang Digelar Usai Kerja Sama Sumenep-Blitar

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 00:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala DKPP Chainur Rasyid bersama Bupati Blitar Rijanto dan jajaran mengikuti rangkaian kegiatan kerja sama antardaerah yang dilanjutkan dengan pasar lelang komoditas pertanian di Pendopo Kabupaten Sumenep, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan hasil panen petani dengan pelaku usaha dan pedagang besar melalui mekanisme lelang terbuka.

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala DKPP Chainur Rasyid bersama Bupati Blitar Rijanto dan jajaran mengikuti rangkaian kegiatan kerja sama antardaerah yang dilanjutkan dengan pasar lelang komoditas pertanian di Pendopo Kabupaten Sumenep, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan hasil panen petani dengan pelaku usaha dan pedagang besar melalui mekanisme lelang terbuka.

Bagiberita.id, Sumenep — Penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar tidak berhenti pada seremoni. Kegiatan dilanjutkan dengan pasar lelang komoditas pertanian yang digelar di Pendopo Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Senin (28/9).

 

Pasar lelang tersebut mempertemukan hasil panen petani dengan pelaku usaha dan pedagang besar. Sejumlah komoditas pertanian lokal ditawarkan melalui mekanisme lelang terbuka.

 

Kegiatan itu dihadiri Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. bersama Bupati Blitar Rijanto dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dari kedua kabupaten juga turut hadir.

 

Pasar lelang secara resmi dibuka Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, S.E., M.Si.

 

Komoditas yang dilelang di antaranya bawang merah, cabai rawit merah, cabai rawit hijau, dan cabai merah besar. Produk tersebut merupakan hasil panen petani yang dipasarkan kepada para calon pembeli melalui proses penawaran.

 

Lelang pertama dilakukan terhadap komoditas bawang merah. Harga dasar ditetapkan sebesar Rp19.000 per kilogram. Penawaran kemudian bergerak hingga Rp25.000 per kilogram sebelum mencapai harga tertinggi Rp26.000 per kilogram.

 

Harga tersebut kemudian ditetapkan sebagai penawaran tertinggi dan jatuh kepada Mustain, salah satu pelaku usaha yang mengikuti proses lelang.

 

Setelah bawang merah, proses lelang dilanjutkan dengan komoditas cabai rawit merah. Harga pembukaan ditetapkan sebesar Rp44.000 per kilogram.

 

Sejumlah pelaku usaha dan pedagang besar dari Sumenep dan wilayah sekitarnya mengikuti jalannya lelang. Mekanisme tersebut memberikan ruang bagi penjual dan pembeli untuk bertemu secara langsung dalam proses penentuan harga.

 

Pemkab Sumenep menyebut pasar lelang menjadi salah satu bentuk kegiatan konkret dalam kerja sama antardaerah, khususnya dalam memperluas akses pemasaran hasil pertanian.

 

Dengan mekanisme penawaran terbuka, harga komoditas ditentukan berdasarkan proses lelang yang berlangsung di hadapan peserta. Pola tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemasaran bagi hasil pertanian lokal.

 

Kegiatan serupa juga diharapkan dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak komoditas, petani, serta pelaku usaha, sehingga akses pasar produk pertanian Sumenep semakin luas.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen
Sumenep–Blitar Perkuat Kerja Sama Pembangunan
KEK Tembakau Madura, Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare
Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 serta pembahasan rencana kerja DPRD untuk tahun 2027
Peringati Hari Rabies Sedunia 2026, Pemkab Tulungagung Gelar Vaksinasi Rabies Gratis
GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep
Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Bahas PAK 2026 dan Rancangan APBD 2027
Pemilihan BPD Desa Ringinpitu Jadi Momentum Memperkuat Demokrasi Desa

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 00:58 WIB

Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen

Senin, 28 September 2026 - 00:54 WIB

Sumenep–Blitar Perkuat Kerja Sama Pembangunan

Senin, 28 September 2026 - 00:46 WIB

KEK Tembakau Madura, Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare

Senin, 28 September 2026 - 00:40 WIB

Pasar Lelang Digelar Usai Kerja Sama Sumenep-Blitar

Kamis, 24 September 2026 - 14:50 WIB

Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 serta pembahasan rencana kerja DPRD untuk tahun 2027

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat wawancara dengan sejumlah wartawan.

Berita

Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen

Senin, 28 Sep 2026 - 00:58 WIB

Bupati Sumenep, Drs.H.Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH (kanan) bersama Pihak Pemkab Blitar tanda tangani MoU perkuat kerja sama pembangunan di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Berita

Sumenep–Blitar Perkuat Kerja Sama Pembangunan

Senin, 28 Sep 2026 - 00:54 WIB

Bupati Sumenep, Drs. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH bersama Tim audiensi KAMURA

Berita

KEK Tembakau Madura, Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare

Senin, 28 Sep 2026 - 00:46 WIB

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala DKPP Chainur Rasyid bersama Bupati Blitar Rijanto dan jajaran mengikuti rangkaian kegiatan kerja sama antardaerah yang dilanjutkan dengan pasar lelang komoditas pertanian di Pendopo Kabupaten Sumenep, Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan hasil panen petani dengan pelaku usaha dan pedagang besar melalui mekanisme lelang terbuka.

Berita

Pasar Lelang Digelar Usai Kerja Sama Sumenep-Blitar

Senin, 28 Sep 2026 - 00:40 WIB