Bagiberita.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan Pemerintah Kabupaten Blitar memperkuat sinergi pembangunan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (28/9).
Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal bagi kedua daerah untuk mempererat hubungan antarpemerintah sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Penandatanganan MoU dilakukan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Bupati Blitar Rijanto. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansyah.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, kerja sama antardaerah diperlukan karena masing-masing wilayah memiliki potensi, pengalaman dan sumber daya yang dapat dikembangkan secara bersama.
“Kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi dan sumber daya masing-masing daerah bagi kepentingan masyarakat,” kata Achmad Fauzi.
Menurutnya, kolaborasi Sumenep dan Blitar dapat diarahkan pada sejumlah sektor yang memiliki potensi untuk dikembangkan bersama. Di antaranya pertanian, peternakan hingga kelautan.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kesepakatan, tetapi berlanjut dalam bentuk program yang memberikan manfaat bagi masyarakat di kedua daerah.
Achmad Fauzi menegaskan, implementasi MoU perlu dilakukan melalui program yang konkret, terukur dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini harus diwujudkan dalam program dan kegiatan konkret, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara Pemkab Sumenep dan Pemkab Blitar dapat semakin membuka peluang pertukaran pengalaman, pengembangan potensi daerah serta pemanfaatan sumber daya secara optimal.
“Sinergi antarpemerintah daerah menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah,” pungkasnya.












