Buruknya Komunikasi Kasat Lantas Sumenep, Apakah Keselamatan Publik Tidak Diutamakan?

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Rudi Hermawan

Sikap Kasat Lantas Sumenep, AKP Ninit Titis Dewiyani, yang dinilai tidak responsif terhadap wartawan menjadi sorotan tajam. Saat angka kecelakaan di Sumenep terus meningkat, kurangnya komunikasi dan sinergi dari pihak kepolisian menimbulkan pertanyaan: Apakah keselamatan publik memang bukan prioritas?

Sebagai penegak hukum di bidang lalu lintas, Kasat Lantas memiliki kewajiban untuk bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media, demi kampanye keselamatan berkendara. Namun, sikap antipati yang ditunjukkan terhadap upaya sinergi ini menunjukkan kurangnya kepekaan terhadap masalah mendesak yang sedang dihadapi masyarakat.

Media adalah alat yang efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan secara luas, namun sikap tertutup dari AKP Ninit Titis justru menghalangi upaya pencegahan kecelakaan. Dalam situasi kritis ini, setiap pihak seharusnya bekerja sama, bukan malah menciptakan jarak.

Jika seorang pejabat publik tidak mau membuka komunikasi, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat dan mendidik? Tanpa dukungan media, upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas akan berjalan setengah hati. Sikap antipati ini seolah-olah mengisyaratkan bahwa keselamatan pengguna jalan bukanlah hal yang mendesak.

Angka kecelakaan di Sumenep yang kian meningkat memerlukan langkah konkret, bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga edukasi publik. Ketidakterbukaan ini hanya akan membatasi akses informasi, sehingga program pencegahan kecelakaan tidak akan tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Wartawan bukanlah musuh polisi, mereka justru bisa menjadi mitra dalam menyosialisasikan kebijakan-kebijakan penting yang menyangkut keselamatan publik. Dengan tidak membuka komunikasi, Kasat Lantas kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan media sebagai penghubung langsung kepada masyarakat.

Kritik ini harusnya menjadi bahan evaluasi bagi AKP Ninit Titis Dewiyani, bukan sekadar untuk membangun relasi dengan media, tetapi juga untuk menunjukkan komitmen nyata terhadap keselamatan publik. Komunikasi yang baik adalah langkah awal yang dapat membantu menurunkan angka kecelakaan.

Kasat Lantas Sumenep seharusnya dapat memandang kritik ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat. Keselamatan publik adalah tanggung jawab bersama, dan dalam hal ini, pejabat lalu lintas seharusnya berada di garis depan, bukan bersembunyi di balik sikap tertutup.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan
Penjahat Bernama Prabowo
Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura
Mari Kita Buat MR Ball Yang Lebih Megah
Wakil Bupati atau Pajangan Serambi
Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol
Madura Tidak Pernah Tamat

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:26 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Senin, 13 Juli 2026 - 15:28 WIB

Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:22 WIB

Penjahat Bernama Prabowo

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:13 WIB

Presiden! KEK Tembakau: Jalan Pulang Ekonomi Madura

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:25 WIB

Mari Kita Buat MR Ball Yang Lebih Megah

Berita Terbaru

Ekonomi

Plt Bupati Tulungagung Apresiasi Petani Tulungagung

Sabtu, 25 Jul 2026 - 14:52 WIB

Pemerintahan

Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Bahas Empat Agenda Strategis

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:42 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep

Kesehatan

Mutu RSUD Sumenep Tembus 90 Persen

Rabu, 22 Jul 2026 - 04:18 WIB

Kesehatan

RSUD Moh Anwar Perkuat Pelayanan Berkualitas

Rabu, 22 Jul 2026 - 04:13 WIB