Sistem Proses Pencairan Dana PIP Disoal

- Redaksi

Selasa, 28 Februari 2023 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : SDN 1 Arjasa

Foto : SDN 1 Arjasa

Bagiberita.id, Sumenep – Sistem Proses Pencairan Dana PIP disorot pasalnya ada kejanggalan terhadap penyaluran dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Sekolah Dasar Negeri satu (SDN 1) Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura – Jawa Timur.

PIP dengan tingkatan jenjang dari SD Rp. 450.000, SMP Rp. 750.000, dan SMA Rp. 1.000.000, yang penyalurannya langsung ke rekening masing-masing siswa dengan ketentuan penyaluran dana melalui Bank Nasional yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Berawal dari pertemuan semua wali murid SDN 1 Arjasa, pihak sekolah menginformasikan bahwasanya ada Program Indonesia Pintar, wali murid diminta untuk mengisi blanko sebagai persyaratan untuk menerima dana PIP, namun hal tersebut tak kunjung terealisasi.

Hingga suatu hari rasa penasaran para wali murid mulai tumbuh, kemudian menanyakan hal itu kepada pihak sekolah tetapi mendapatkan jawaban yang tidak bisa memuaskan rasa penasarannya.

Kemudian para wali murid berinisiatif untuk menanyakan hal itu kepada pihak BRI, namun mendapatkan jawaban yang tidak kalah mengejutkan dirinya, karena blanko yang diisi oleh wali murid tidak pernah masuk ke BRI.

Tak berhenti sampai disitu, wali murid dikagetkan lagi saat akan setor blanko untuk buka rekening, lagi-lagi pihak bank mengatakan bahwa rekening untuk penyaluran dana PIP tersebut sudah dibuatkan dan saldonya pun nol rupiah alias sudah ditarik, sementara para wali murid merasa tidak pernah mencairkan dana PIP tersebut. (28/2).

Kemudian, para wali murid disuruh kembali ke bank oleh pihak sekolah untuk ambil rekening, akan tetapi pihak bank tidak bisa membuatkan rekening lagi untuk anak didik yang mendapatkan bantuan dana PIP, dengan alasan bahwa rekening tersebut telah dibuatkan, dan saldonya nol rupiah, perihal uang disuruh tanya kepada pihak sekolah.

Sekedar informasi, pihak sekolah menyampaikan tidak dibagikannya dana PIP ke rekening siswa dengan dalih dibawa kabur (dana PIP, red) oleh pihak ketiga. Bahkan pihak ketiga yang tertuduh tersebut saat ini sedang menjadi buronan orang dinas.

Informasi lain berkenaan dengan rekening siswa yang dibuat sejak tahun 2019 hingga tahun 2022 namun saldo rekening masih dengan nominal nol rupiah. Dengan nada protes, pihak wali murid menanyakan, apa iya pemerintah kasih rekening dengan saldo kosong?

“Saya tanya ke gurunya kok bisa kosong saldonya. Apa iya pemerintah kasih rekening dengan saldo kosong?” tanya wali murid penasaran.

Kemudian muncul inisiatif dari pihak sekolah meminta rekening untuk dikumpulkan, dan akhirnya oknum dari pihak sekolah memberikan uang dengan nominal Rp. 450.000.

Keterangan dari SL (inisial) sebagai operator, mengatakan bahwa dana PIP sudah dilaporkan ke dinas (Disdik) bukti pembagiannya.

Namun disinggung sistem pencairannya, SL mengarahkan agar langsung komunikasi dengan kepala sekolah saja.

“Sebaiknya langsung ke KS saja mas, karena terkait PIP ini sudah tidak ada masalah lagi dengan Arjasa 1 karena sudah terbagi ke penerima”, terangnya.

Sementara saat awak media bagiberita.id konfirmasi hal itu mengatakan bahwa PIP usulan komisi X di SD Negeri 1 Arjasa sudah tersalurkan.

“Alhamdulillah PIP usulan komisi X di SD Negeri 1 Arjasa sudah tersalurkan sesuai nominalnya”, ujar kepala sekolah.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Sumenep (Kadisdik) Agus Dwi Saputra via panggilan WhatsApp, dia mengatakan sedang melaksanakan ibadah umroh.

“Mohon maaf saya sedang umroh, langsung ke bidang SD”, pungkasnya. (Redaktur).

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puskesmas Ganding Dorong Sekolah Sehat, Bentuk Generasi Cerdas dan Mandiri
Kabid PAUD Sumenep Optimis Penuntasan Data Anak Tidak Sekolah Rampung Akhir November
PKK Sumenep dan Dinkes Gelar Program Pemberian Makanan Tambahan di Lima Sekolah Dasar
Mahasiswa Didorong Jadi Garda Depan Lawan Korupsi
MPLS Ramah SMAN 1 Sumenep Dibuka, Kepala Sekolah Lepas Merpati
Lulus Skripsi BBM Subsidi, Erfandi Siap Kawal Hukum untuk Rakyat
Estafet Kepemimpinan SMAN 2 Sumenep: Mawiyanto Resmi Jabat Plt Kepala Sekolah
Kepala SDN Giring III Manding Bantah Isu Potongan Dana PIP

Berita Terkait

Selasa, 11 November 2025 - 11:50 WIB

Puskesmas Ganding Dorong Sekolah Sehat, Bentuk Generasi Cerdas dan Mandiri

Jumat, 7 November 2025 - 15:39 WIB

Kabid PAUD Sumenep Optimis Penuntasan Data Anak Tidak Sekolah Rampung Akhir November

Selasa, 4 November 2025 - 18:03 WIB

PKK Sumenep dan Dinkes Gelar Program Pemberian Makanan Tambahan di Lima Sekolah Dasar

Minggu, 7 September 2025 - 18:29 WIB

Mahasiswa Didorong Jadi Garda Depan Lawan Korupsi

Senin, 14 Juli 2025 - 10:41 WIB

MPLS Ramah SMAN 1 Sumenep Dibuka, Kepala Sekolah Lepas Merpati

Berita Terbaru

Pemerintah Kabupaten Sumenep membuka ruang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sampang melalui sektor komunikasi dan informatika.

Berita

Sumenep-Sampang Buka Kolaborasi Inovasi Digital

Senin, 17 Agu 2026 - 07:38 WIB

50 pengurus koperasi yang mengikuti kegiatan tersebut, Bimtek menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman sekaligus melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan pengelolaan koperasi di tengah tuntutan tata kelola yang semakin transparan dan akuntabel.

Berita

Sumenep Perkuat Tata Kelola Koperasi Lewat SAK-EP

Senin, 17 Agu 2026 - 07:29 WIB

Berita

Bupati Sumenep: Bhinneka Jadi Pesan Kemerdekaan

Senin, 17 Agu 2026 - 07:20 WIB

Berita

Kemerdekaan dan Kebersamaan

Senin, 17 Agu 2026 - 07:17 WIB

Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Berita

HUT RI ke-81, Doa dari Monas untuk NTT

Senin, 17 Agu 2026 - 07:02 WIB