Samba Desak Pupuk Indonesia Buka Data, Dugaan Mafia Pupuk Subsidi Menguat

- Redaksi

Minggu, 14 September 2025 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep – Polemik distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Sumenep terus menjadi sorotan. Solidaritas Aktivis, Mahasiswa, dan Wartawan Sumenep (Samba) menyatakan akan segera melayangkan surat audensi resmi kepada PT Pupuk Indonesia. Langkah itu ditempuh menyusul kekecewaan mereka terhadap hasil audensi sebelumnya bersama distributor pupuk dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Sumenep.

Menurut Kepala Bidang Investigasi Samba, Asmuni, pertemuan yang berlangsung di ruang pertemuan dinas terkait beberapa waktu lalu tidak menghasilkan penjelasan yang memadai. Ia menilai, jawaban dari pihak distributor maupun perwakilan Pupuk Indonesia area Madura terkesan berputar-putar dan tidak transparan.

“Data realisasi kuota pupuk subsidi dari 2018 hingga 2020 yang kami minta tidak juga diberikan, padahal hal itu bagian dari hak publik. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, badan publik seharusnya wajib membuka informasi tersebut,” tegas Asmuni.

Kecurigaan semakin menguat karena terdapat dugaan praktik mark up data yang diduga dilakukan oknum tertentu demi memperoleh tambahan kuota pupuk subsidi. Data yang dihimpun Samba menunjukkan adanya indikasi kuota yang tidak sebanding dengan kebutuhan riil petani di lapangan.

Sebagai tindak lanjut, pada Senin (15/9/2025), Samba akan melayangkan surat audensi kepada manajemen Pupuk Indonesia yang berkantor di Gedung Graha Sarana, Gresik, Jawa Timur. Selain itu, mereka juga berencana mengirimkan surat resmi ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) untuk meminta audit menyeluruh terhadap distribusi pupuk subsidi di Sumenep.

“Kami berkomitmen mengawal persoalan ini hingga tuntas. Dugaan penyimpangan harus diungkap, agar jelas siapa yang bertanggung jawab. Jika memang terbukti ada mark up data, tentu berpotensi menimbulkan kerugian negara yang nilainya tidak sedikit,” lanjut Asmuni.

Ia juga mengingatkan pernyataan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang menegaskan bahwa distributor maupun pengecer tidak boleh mempermainkan pupuk bersubsidi. Jika terbukti melakukan kecurangan, sanksi tegas berupa pencabutan izin usaha harus diterapkan.

“Menteri sudah jelas mewanti-wanti agar jangan main-main dengan pupuk bersubsidi. Karena itu, kami akan menuntut transparansi penuh. Kalau ada mafia pupuk di Sumenep, maka kami akan dorong agar segera dibongkar,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan
Tolak Peradilan Militer, GAPADA Desak Kasus Andrie Yunus Diadili Umum
Konferensi Pers Kapolda Jatim Batal, Media Menunggu Tiga Jam Tanpa Kepastian
Aktivis Dear Jatim Adukan Dugaan Korupsi PUTR Sumenep ke Polda Jatim
KPK Periksa Pengusaha Rokok dalam Skandal Pita Cukai, Dear Jatim Desak KPK “Main” ke Madura
Dear Jatim Gelar Mimbar Bebas di Depan Kantor DPRD Sumenep, Kecam Teror terhadap Aktivis
Harga Miring, Biaya Membengkak Hingga Dugaan Penelantaran Sejumlah Jamaah Haji
Aksi Bisu Dear Jatim Soroti Maraknya Korupsi di Sumenep, Desak Polres Segera Atensi Laporan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:50 WIB

Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan

Jumat, 24 April 2026 - 09:19 WIB

Tolak Peradilan Militer, GAPADA Desak Kasus Andrie Yunus Diadili Umum

Selasa, 14 April 2026 - 21:45 WIB

Konferensi Pers Kapolda Jatim Batal, Media Menunggu Tiga Jam Tanpa Kepastian

Selasa, 7 April 2026 - 12:49 WIB

Aktivis Dear Jatim Adukan Dugaan Korupsi PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Sabtu, 4 April 2026 - 00:17 WIB

KPK Periksa Pengusaha Rokok dalam Skandal Pita Cukai, Dear Jatim Desak KPK “Main” ke Madura

Berita Terbaru

Berita

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:15 WIB