BAGIBERITA, Sumenep – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Kabupaten Sumenep terus meluncurkan terobosan strategis dalam mendongkrak mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu inovasi mutakhir yang kini resmi dihadirkan adalah layanan Poli Terpadu, sebuah sistem pelayanan poliklinik terintegrasi yang memudahkan pasien mendapatkan penanganan dari beberapa dokter spesialis sekaligus dalam satu alur pelayanan yang ringkas.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., menegaskan bahwa kehadiran Poli Terpadu merupakan manifestasi dari komitmen jajaran manajemen rumah sakit untuk menyajikan pelayanan medis yang cepat, efektif, serta berorientasi penuh pada kenyamanan pasien.
Melalui skema anyar ini, masyarakat tidak lagi direpotkan dengan prosedur berpindah-pindah ruangan atau gedung poliklinik apabila membutuhkan pemeriksaan lanjutan dari multidokter spesialis. Seluruh rangkaian pemeriksaan dirancang secara praktis guna menghemat waktu, biaya, serta tenaga pasien maupun keluarga yang mendampingi.
“Poli Terpadu kami hadirkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Pasien yang membutuhkan penanganan dari beberapa spesialis dapat dilayani dengan lebih efisien sehingga proses pengobatan menjadi lebih nyaman dan optimal,” ujar dr. Erliyati pada Jumat (26/06/2026).
Lebih lanjut, dr. Erliyati menjelaskan bahwa langkah inovatif ini merupakan bagian dari cetak biru transformasi pelayanan kesehatan berkelanjutan yang diusung oleh RSUDMA sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Sumenep. Selain mendongkrak kenyamanan, integrasi pelayanan satu atap ini diproyeksikan mampu mempercepat ketepatan diagnosis serta tindakan medis darurat.
Berkat pola koordinasi yang jauh lebih rapi antartenaga medis, pasien kini bisa memperoleh penanganan kesehatan yang komprehensif tanpa harus terjebak dalam prosedur administrasi dan registrasi yang berulang-ulang di setiap poli.
Di samping meluncurkan Poli Terpadu, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep juga gencar mempercepat digitalisasi layanan, peningkatan sarana fasilitas kesehatan, serta penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan agar senantiasa mampu memberikan pelayanan yang profesional dan akuntabel.
“Harapan kami, masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan yang berkualitas. Kepuasan dan keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan yang kami berikan,” pungkas dr. Erliyati.
