Pemkab Sumenep Dinilai Enggan Tindak Pabrik Rokok Ilegal

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menuai kritik tajam dari Aliansi Progresif Sumenep setelah dinilai enggan melakukan penertiban terhadap pabrik rokok ilegal yang kian marak di wilayahnya, sebab surat Audiensi yang dikirimkan oleh pihaknya, dinilai tidak ditanggapi secara serius oleh pihak pemerintah kabupaten. Kritik keras ini datang dari Aliansi Progresif Sumenep, yang menilai pemerintah daerah tidak serius dalam menanggapi persoalan tersebut.

Aliansi Progresif Sumenep sebelumnya telah melayangkan surat permohonan audiensi sejak Kamis minggu lalu. Namun, surat tersebut dikabarkan baru diterima oleh pihak Pemkab pada Selasa (10/6), yang memicu protes atas respons lamban dari pemerintah.

Situasi semakin memanas ketika audiensi yang dijadwalkan itu secara tiba-tiba dibatalkan secara sepihak oleh Pemkab Sumenep. Pembatalan tersebut sontak memicu protes keras dari pihak Aliansi Progresif, yang merasa upaya mereka untuk berdialog secara konstitusional justru diabaikan.

“Ini menunjukkan indikasi bahwa Pemkab tidak serius, bahkan terkesan melindungi keberadaan pabrik rokok ilegal,” ujar Nurahmat jubir Aliansi Progresif Sumenep dalam keterangannya.

Selain itu, turut terundang dalam surat yang dikirimkan Aliansi Progresif Sumenep juga, tidak dipenuhi sesuai isi surat dengan maksud dan tujuan serius untuk menindak PR nakal.

Ironisnya, setelah membatalkan audiensi, Pemkab justru meminta agar Aliansi kembali mengirim surat permohonan audiensi yang baru. Langkah ini dinilai sebagai bentuk penghindaran dan pengalihan isu oleh sebagian pihak.

Namun demikian, setelah gelombang protes menguat, Pemkab Sumenep akhirnya menyatakan kesediaannya untuk melanjutkan proses audiensi. Meski begitu, Pemkab menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu hasil komunikasi lebih lanjut dengan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Audiensi akan tetap digelar. Kami masih melakukan koordinasi dengan Bapak Bupati,” ungkap salah satu perwakilan Pemkab.

Meski belum dapat dipastikan, namun pernyataan ini sedikit meredakan ketegangan antara Pemkab dan Aliansi Progresif Sumenep.

Aliansi Progresif Sumenep menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal isu ini sampai Pemkab bertindak tegas terhadap praktik ilegal yang merugikan daerah dan masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Resmi Buka TMMD ke-130 Tahun 2026 di Desa Pojok
Upacara Peringatan Hari Jadi ke 81 Jatim, Plt Bupati Tulungagung Ajak Perkuat Pengabdian Negara
Plt Bupati Tulungagung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi
Transparansi APB Desa Saobi Jadi Sorotan dalam Audiensi GPS dan DPMD
Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen
Sumenep–Blitar Perkuat Kerja Sama Pembangunan
KEK Tembakau Madura, Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare
Pasar Lelang Digelar Usai Kerja Sama Sumenep-Blitar

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Resmi Buka TMMD ke-130 Tahun 2026 di Desa Pojok

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Upacara Peringatan Hari Jadi ke 81 Jatim, Plt Bupati Tulungagung Ajak Perkuat Pengabdian Negara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:57 WIB

Plt Bupati Tulungagung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Transparansi APB Desa Saobi Jadi Sorotan dalam Audiensi GPS dan DPMD

Senin, 28 September 2026 - 00:58 WIB

Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Bupati Tulungagung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

Jumat, 9 Okt 2026 - 03:57 WIB