Kuasa Hukum Korban KDRT di Sumenep Desak Pengembangan Kasus, Dugaan Pembunuhan Berencana Menguat

- Redaksi

Kamis, 14 November 2024 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep – Kamarullah, S.H., M.H., kuasa hukum dari almarhumah korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Sumenep, menilai ada dugaan keterlibatan pihak lain dalam kematian kliennya. Kamarullah, yang akrab disapa Kama, yakin bahwa kasus ini dapat dikategorikan sebagai pembunuhan berencana, mengingat ada riwayat KDRT sebelumnya yang dilaporkan korban ke Polres.

Menurut Kama, korban sempat melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya ke Polres, namun tidak ada tindakan signifikan dari aparat. Selanjutnya, korban dijemput oleh pihak keluarga besar pelaku beserta kepala desa setempat dengan dalih akan dirawat. “Namun ternyata, almarhumah tidak dibawa ke rumah sakit atau puskesmas, melainkan dibawa ke suatu tempat di mana ia diduga diintimidasi agar mencabut laporannya,” ungkap Kama.

Kama mengaku bahwa pihak keluarga korban merasa kecewa dengan kinerja Polres yang dianggap tidak serius dalam menangani kasus ini. Dia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perkembangan berarti dari pihak penyidik terkait dugaan pembunuhan berencana ini.

Lebih lanjut, Kama menyampaikan bahwa keluarga korban merasa dirugikan secara materiil maupun moril. Selain dugaan intimidasi, ia juga mengungkapkan bahwa ada dana milik korban sebesar Rp 100 juta hingga Rp 200 juta yang belum jelas keberadaannya hingga kini.

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya permainan dari pihak kepolisian dalam kasus ini, Kama menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa mengabaikan kecurigaan tersebut. “Secara kasat mata, kami curiga. Kami sudah sampaikan informasi ini, tapi kenapa tidak ada di BAP? Ini yang menjadi pertanyaan besar kami,” tegasnya.

Kama menambahkan bahwa pihaknya telah memanggil tiga orang saksi untuk diperiksa. Mereka diminta memberi keterangan terkait siapa saja yang terlibat dalam penjemputan korban sebelum meninggal dunia.

Jika tidak ada tindak lanjut dari pihak Polres, Kama bersama keluarga korban berencana mengadakan konferensi pers dan melayangkan gugatan resmi kepada Polres Sumenep. Ia mengisyaratkan bahwa gugatan akan diajukan ke Bidang Propam Polda Jawa Timur atau Mabes Polri jika kasus ini terus diabaikan.

Kama juga memastikan bahwa pihaknya akan mendukung keluarga korban untuk melanjutkan upaya hukum agar kebenaran terungkap. “Kami akan lakukan apa pun yang diperlukan demi keadilan, termasuk gugatan atas kerugian yang dialami keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, saat Kasi Humas Polres Sumenep dikonfirmasi tentang bagaimana proses selanjutnya, apakah masih dalam tahap pengembangan atau sudah selesai, sebab, PH dari korban yakni Kamarullah mengatakan kalau ada beberapa hal belum masuk dalam BAP?

“Senin Kirim Berkas ke Kejaksaan,” jawabnya singkat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan
Tolak Peradilan Militer, GAPADA Desak Kasus Andrie Yunus Diadili Umum
Konferensi Pers Kapolda Jatim Batal, Media Menunggu Tiga Jam Tanpa Kepastian
Aktivis Dear Jatim Adukan Dugaan Korupsi PUTR Sumenep ke Polda Jatim
KPK Periksa Pengusaha Rokok dalam Skandal Pita Cukai, Dear Jatim Desak KPK “Main” ke Madura
Dear Jatim Gelar Mimbar Bebas di Depan Kantor DPRD Sumenep, Kecam Teror terhadap Aktivis
Harga Miring, Biaya Membengkak Hingga Dugaan Penelantaran Sejumlah Jamaah Haji
Aksi Bisu Dear Jatim Soroti Maraknya Korupsi di Sumenep, Desak Polres Segera Atensi Laporan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:50 WIB

Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan

Jumat, 24 April 2026 - 09:19 WIB

Tolak Peradilan Militer, GAPADA Desak Kasus Andrie Yunus Diadili Umum

Selasa, 14 April 2026 - 21:45 WIB

Konferensi Pers Kapolda Jatim Batal, Media Menunggu Tiga Jam Tanpa Kepastian

Selasa, 7 April 2026 - 12:49 WIB

Aktivis Dear Jatim Adukan Dugaan Korupsi PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Sabtu, 4 April 2026 - 00:17 WIB

KPK Periksa Pengusaha Rokok dalam Skandal Pita Cukai, Dear Jatim Desak KPK “Main” ke Madura

Berita Terbaru

Pemerintah Kabupaten Sumenep membuka ruang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sampang melalui sektor komunikasi dan informatika.

Berita

Sumenep-Sampang Buka Kolaborasi Inovasi Digital

Senin, 17 Agu 2026 - 07:38 WIB

50 pengurus koperasi yang mengikuti kegiatan tersebut, Bimtek menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman sekaligus melakukan penyesuaian terhadap kebutuhan pengelolaan koperasi di tengah tuntutan tata kelola yang semakin transparan dan akuntabel.

Berita

Sumenep Perkuat Tata Kelola Koperasi Lewat SAK-EP

Senin, 17 Agu 2026 - 07:29 WIB

Berita

Bupati Sumenep: Bhinneka Jadi Pesan Kemerdekaan

Senin, 17 Agu 2026 - 07:20 WIB

Berita

Kemerdekaan dan Kebersamaan

Senin, 17 Agu 2026 - 07:17 WIB

Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto.

Berita

HUT RI ke-81, Doa dari Monas untuk NTT

Senin, 17 Agu 2026 - 07:02 WIB