Raja Denpasar IX Meninggal Dunia

- Redaksi

Minggu, 19 Februari 2023 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di rumah duka Raja Denpasar IX Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan di Denpasar, Bali, Minggu (19/2/2023).
Foto: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

Suasana di rumah duka Raja Denpasar IX Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan di Denpasar, Bali, Minggu (19/2/2023). Foto: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari

Bagiberita.id, Denpasar – Raja Denpasar IX atau raja dari Puri Agung Denpasar, Bali, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan meninggal dunia pada Minggu (19/2) dini hari.

Raja Denpasar IX tutup usia di umur 80 tahun saat menjalani perawatan di RSUP Prof Ngoerah.

Putra tertua dari Raja Denpasar IX, yaitu Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama mengatakan bahwa ayahanda meninggal dunia pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.00 Wita di ruang Wings Internasional RSUP Prof Ngoerah setelah rawat inap selama 10 hari.

“Sudah lama sakit liver, bolak-balik rumah sakit, mungkin 1 bulan terakhir mulai kambuh bolak-baliknya lebih rutin,” kata Agung Wira saat dikonfirmasi di Denpasar, Minggu (19/2)

Jenazah dari raja yang dilantik pada 2005 lalu itu kini sudah berada di rumah duka Puri Agung Denpasar, Jalan Veteran, setelah sebelumnya dibawa dari rumah sakit sekitar pukul 9.30 Wita pagi tadi.

Agung Wira mengatakan bahwa tokoh-tokoh puri di Denpasar yang merupakan semeton atau kerabat juga hadir di Puri Agung Denpasar saat jenazah Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan tiba.

“Ada namanya manca agung, semuanya datang tadi. Ada namanya Puri-puri Para Putra Denpasar, yaitu putra-putra yang mendirikan puri-puri dan mereka yang lahir dari Raja Denpasar Pertama I Gusti Ngurah Made Pemecutan. Kalau ditotalkan ada 25 puri, selain itu ada namanya Griya Bhagawanta,” ujar putra tertua raja.

Kepada media, dosen Universitas Mahendradatta itu menyampaikan bahwa dia maupun saudara dan keluarga puri tak mendapat firasat apapun sebelum Raja Denpasar IX meninggal dunia.

“Firasat tidak ada, kita mengikuti kehendak Tuhan, kalau memang sudah waktunya ya kita ikhlaskan, tapi kita keluarga tetap berusaha untuk menyelamatkan, tapi Tuhan yang menentukan, termasuk tim dokter juga sudah berupaya maksimal,” katanya.

Sebelum menutup mata di RSUP Prof Ngoerah yang sebelumnya bernama RSUP Sanglah, Agung Wira menyampaikan bahwa ayahanda yang secara fisik masih nampak kuat itu sempat berobat di RS Bali Mandara.

“Sebelumnya dirawat juga di RS Bali Mandara, sempat bolak-balik 3-5 hari, tapi akhirnya sudah kesulitan dan dinasehati pindah ke Sanglah,” tuturnya.

Selain melakukan pembersihan atau nyiratin bale tempat jenazah dibaringkan, belum ada prosesi lebih lanjut, lantaran pertemuan untuk membahas rangkaian upacara Raja Denpasar IX baru akan dilakukan pada Minggu (26/2) mendatang dengan diikuti penglingsir puri dan tokoh agama. (redaktur/antara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab dan Baznas Tulungagung Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih ke Lima Kecamatan
Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama
Disnakertrans Tulungagung Manfaatkan Alokasi DBHCHT Untuk Mencetak SDM Yang Unggul
Menyikapi Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih Pada Desa Terdampak
Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan 
Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan
GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep
Dinas PUPR Tulungagung Terus Berupaya Berikan Layanan Infrastruktur Pada Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Disnakertrans Tulungagung Manfaatkan Alokasi DBHCHT Untuk Mencetak SDM Yang Unggul

Rabu, 30 September 2026 - 05:30 WIB

Menyikapi Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih Pada Desa Terdampak

Kamis, 17 September 2026 - 22:39 WIB

Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan 

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WIB

Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan

Berita Terbaru

Kesehatan

RSUD Campurdarat dr.Karneni Luncurkan Layanan CT SCAN

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:01 WIB

Penyerahan dana reses oleh MH Said Abdullah untuk renovasi rumah tidak layak tinggal.

Berita

Said Abdullah Bantu Renovasi Rumah Warga Raas

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:29 WIB