Longsor Melanda Sejumlah Wilayah di Trenggalek

- Redaksi

Jumat, 17 Februari 2023 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Longsor Trenggalek/Antara

Foto : Longsor Trenggalek/Antara

Bagiberita.id, Trenggalek – Hujan deras beberapa hari picu tanah longsor di sejumlah wilayah di kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono , Rabu (15/2) mengatakan, bencana longsor terpantau terjadi di wilayah kecamatan Suruh, Munjungan, Dongko serta Panggul.

Dituliskan Antara, tim reaksi cepat dikerahkan untuk memantau, mendata dan melakukan upaya mitigasi yang diperlukan guna meminimalisir risiko korban maupun kerugian harta-benda.

“Dari catatan di lapangan ada beberapa titik longsor terjadi dalam kurun waktu hampir bersamaan,” kata Triadi.

Disebutkan, longsor pertama terjadi pada Rabu (15/2) dini hari sekitar pukul dua di desa Nglebo krcamatan Suruh.

Saat itu, tebing sepanjang delapan meter dan tinggi sekitar empat meter longsor dan berdampak pada dua rumah warga di bawahnya.

Tak berselang lama, longsor dilaporkan juga terjadi di sejumlah titik di wilayah kecamatan Panggul.

Salah satunya di desa Ngrencak RT 25/RW 10 dusun Kasihan menyebabkan akses utama dari kecamatan Dongko menuju kecamatan Panggul tertutup material longsor.

Wilayah Panggul lainnya, lanjut Triadi, longsor membuat rumah warga di RT 10/RW 4 dusun Belang, desa Tangkil jebol setelah tebing setinggi tiga meter dengan panjang enam meter longsor usai hujan deras.

Rumah warga lainnya di RT 16/RW 6 juga terdampak kerusakan setelah dihantam longsoran tebing setinggi empat meter dengan panjang lima meter.

“Selain longsor di hari yang sama juga terdapat pohon tumbang di Jalan Raya Suruh-Dongko di KM 16. Kami himbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati utamanya saat hujan deras,” katanya.

Merujuk prakiraan cuaca yang dirilis Stasiun Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda, Trenggalek menjadi salah satu daerah yang masuk wilayah pemetaan potensi cuaca ekstrem mulai tanggal 11 hingga 17 Februari.

Cuaca ekstrem itu berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir genangan hingga bandang, pohon tumbang dan tanah longsor.(ant/rara)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab dan Baznas Tulungagung Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih ke Lima Kecamatan
Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama
Disnakertrans Tulungagung Manfaatkan Alokasi DBHCHT Untuk Mencetak SDM Yang Unggul
Menyikapi Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih Pada Desa Terdampak
Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan
GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep
Dinas PUPR Tulungagung Terus Berupaya Berikan Layanan Infrastruktur Pada Masyarakat
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Pemkab Tulungagung, Plt Bupati Ajak Seluruh OPD Tanamkan Kedisiplinan dan Loyalitas

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:45 WIB

Pemkab dan Baznas Tulungagung Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih ke Lima Kecamatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama

Rabu, 30 September 2026 - 05:30 WIB

Menyikapi Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih Pada Desa Terdampak

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WIB

Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Bupati Tulungagung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

Jumat, 9 Okt 2026 - 03:57 WIB