Bagiberita.id, Sumenep – Pelayanan kesehatan tidak berhenti saat pasien dinyatakan sembuh. Di Kabupaten Sumenep, komitmen itu diwujudkan melalui inovasi layanan yang terus dikembangkan oleh RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, salah satunya program Mobil Layanan Antar Pasien Sehat (La Sehat).
Program ini kembali diperluas dengan menambah jangkauan wilayah pelayanan. Jika sebelumnya Mobil La Sehat hanya melayani pasien di Kecamatan Kota, Batuan, Manding, Saronggi, dan Kalianget, kini layanan tersebut resmi menjangkau Kecamatan Gapura. Perluasan rute ini dilakukan sebagai respons atas kebutuhan masyarakat, khususnya pasien yang telah selesai menjalani perawatan namun terkendala transportasi untuk kembali ke rumah.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menjelaskan bahwa pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kenyamanan pasien.
“Pasien yang sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang dapat memanfaatkan Mobil La Sehat untuk diantar hingga ke rumah dengan aman dan nyaman. Ini merupakan bentuk pelayanan yang kami hadirkan agar pasien tetap merasa diperhatikan hingga benar-benar kembali ke lingkungan keluarganya,” ujarnya, sepert dikutip dari media Jurnalis Indonesia, Kamis (19/3/2026).
Menurutnya, keberadaan layanan ini selama ini telah memberikan dampak nyata, terutama bagi pasien yang tinggal di wilayah pinggiran dengan akses transportasi terbatas. Tidak sedikit keluarga pasien yang merasa terbantu karena tidak lagi harus mencari kendaraan tambahan setelah proses perawatan selesai.
Manajemen rumah sakit juga tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa penambahan armada. Upaya ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan ke kecamatan lain sekaligus mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Lebih dari sekadar layanan tambahan, program La Sehat menjadi bagian dari pendekatan pelayanan kesehatan yang lebih humanis. Rumah sakit tidak hanya berfokus pada tindakan medis di dalam gedung, tetapi juga memastikan pasien dapat kembali ke rumah dengan aman, tanpa beban tambahan.
Pihak rumah sakit pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Pasien yang telah dinyatakan sehat namun tidak memiliki akses transportasi dapat menggunakan layanan ini tanpa harus khawatir soal keamanan dan kenyamanan perjalanan.
“Kami berkomitmen mengantar pasien sampai tujuan. Bagi kami, pelayanan kesehatan bukan hanya soal prosedur, tetapi juga wujud kepedulian,” tegas dr. Erliyati.
Dengan perluasan rute hingga Kecamatan Gapura, RSUD Sumenep kembali menegaskan perannya sebagai institusi pelayanan publik yang tidak hanya hadir saat masyarakat membutuhkan perawatan, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan menyeluruh hingga pasien benar-benar kembali ke rumah dengan rasa aman dan nyaman.










