Komentar Menohok Raja Hantu Soal Kasus Ijazah Palsu.

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.idSumenep, Kasus dugaan ijazah palsu telah sampai pada penetapan tersangka, yakni Arsan yang kemudian mendapat tanggapan dari salah satu oknum DPRD kabupaten Sumenep. (1/8).

Sebelumnya beberapa hari yang lalu, saat konfirmasi ke salah satu oknum DPRD kabupaten Sumenep terpilih 2024-2029, dirinya mengatakan bahwa hanya memfasilitasi.

“Iya saya hanya membantu memfasilitasi untuk meminta legalisir, sebab, pada waktu itu pendaftaran pencalonan kepala desa waktunya sangat mepet,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat maka sudah sepatutnya membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan darinya.

Sementara itu, Kurniadi yang memiliki julukan Raja Hantu memberikan komentar yang menohok pada kasus ini.

“Tentu saja pada kasus ini (ijazah palsu) akan melibatkan beberapa pihak, karena tidak mungkin Arsan melakukannya sendiri, sebab, jika demikian maka tidak akan pernah ada ijazah palsu”, ucap Raja Hantu geram.

Wajib diselidiki dengan tuntas Hulu Hilirnya, saya yakin tidak hanya akan sampai di sini, tetapi saya meyakini akan ada tersangka baru dalam kasus ini, sambungnya.

Menurutnya, ada beberapa pihak yang diduga turut serta dalam pemalsuan ijazah tersebut. Ia menilai bahwa kasus ini seharusnya dikembangkan lebih jauh, termasuk ke dalam ranah ijazah paket yang melibatkan Dinas Pendidikan dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep.

Kurniadi juga menyebutkan bahwa ada keterlibatan oknum Dinas Pendidikan dan salah satu anggota DPRD yang aktif dalam kasus ini. “Seharusnya ada tiga tersangka yang terlibat, dengan dua di antaranya berasal dari level menengah. Ini termasuk oknum anggota dewan yang terlibat dalam upaya mendatangi Dinas Pendidikan untuk menekan agar Arsan mendapatkan ijazah paket.”

“Dalam kasus surat palsu itu minimal ada yang membuat dan ada yang memakai. Jadi, kalau dalam perkara tersebut memang ada tindak pidana, maka sangat tidak mungkin hanya ada 1 orang Tersangka”. pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Puluhan Motor Hangus di Gunung Eteng, Camat Kangayan Turun ke Lokasi
RSUD Sumenep Lepas Pegawai Purna Tugas dengan Penghormatan
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kembangkan Layanan Jiwa dan Rehabilitasi
DKPP Sumenep Buka Jalan Pasar Tembakau Prancak N95
Sumenep-Sampang Buka Kolaborasi Inovasi Digital
Sumenep Perkuat Tata Kelola Koperasi Lewat SAK-EP
Bupati Sumenep: Bhinneka Jadi Pesan Kemerdekaan
Kemerdekaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Puluhan Motor Hangus di Gunung Eteng, Camat Kangayan Turun ke Lokasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:19 WIB

RSUD Sumenep Lepas Pegawai Purna Tugas dengan Penghormatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:15 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kembangkan Layanan Jiwa dan Rehabilitasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:41 WIB

DKPP Sumenep Buka Jalan Pasar Tembakau Prancak N95

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Sumenep Perkuat Tata Kelola Koperasi Lewat SAK-EP

Berita Terbaru

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep

Berita

RSUD Sumenep Lepas Pegawai Purna Tugas dengan Penghormatan

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:19 WIB

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa pengiriman perdana ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat akses pasar bagi petani tembakau di daerah.

Berita

DKPP Sumenep Buka Jalan Pasar Tembakau Prancak N95

Kamis, 20 Agu 2026 - 11:41 WIB