Kemerdekaan dan Kebersamaan

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep — Pemerintah Kabupaten Sumenep menempatkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk memperkuat rasa kebangsaan dan kebersamaan. Pesan tersebut salah satunya diwujudkan melalui penonjolan keberagaman budaya dalam rangkaian peringatan kemerdekaan.

 

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa keberagaman merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan bangsa Indonesia. Karena itu, perbedaan budaya, tradisi dan identitas tidak seharusnya dipandang sebagai sekat dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Dalam persiapan upacara HUT ke-81 RI di tingkat Kabupaten Sumenep, penggunaan pakaian adat menjadi salah satu simbol yang dipilih pemerintah daerah. Langkah tersebut dimaksudkan untuk menghadirkan gambaran mengenai keberagaman Indonesia dalam sebuah momentum kebangsaan.

 

Hal itu juga diberitakan Limadetik.com, yang menyebut penggunaan pakaian adat bagi ASN dan peserta upacara sebagai bagian dari pesan Bhinneka Tunggal Ika. Pelaksanaannya tetap mengikuti tata upacara pengibaran bendera sebagaimana mestinya.

 

Bupati Fauzi menegaskan bahwa semangat yang ingin dibangun bukanlah menyeragamkan identitas masyarakat. Sebaliknya, keberagaman justru ditampilkan sebagai sesuatu yang dapat berjalan berdampingan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari cara Pemkab Sumenep memaknai HUT ke-81 RI. Kemerdekaan tidak hanya diperingati melalui upacara, tetapi juga melalui berbagai kegiatan yang mendorong interaksi, kekompakan dan semangat gotong royong.

 

Sebelumnya, Pemkab Sumenep telah menggelar sejumlah kegiatan untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan. Berbagai OPD ikut ambil bagian dalam perlombaan, mulai dari olahraga hingga permainan tradisional dan kegiatan hiburan.

 

Bupati bersama Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim juga turut mengikuti sejumlah kegiatan tersebut. Keterlibatan pimpinan daerah dimaksudkan sebagai bagian dari upaya membangun suasana kebersamaan di lingkungan pemerintahan.

 

Di sisi lain, Bupati Fauzi mengingatkan bahwa kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perayaan tahunan. Kemerdekaan merupakan hasil perjuangan para pendahulu yang kemudian menjadi tanggung jawab generasi sekarang untuk diisi melalui kerja nyata.

 

Bagi aparatur pemerintah, salah satu bentuk mengisi kemerdekaan adalah memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat. Persatuan dan kebersamaan juga dinilai penting karena pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

 

Semangat tersebut turut terlihat dari ajakan pemerintah daerah untuk mengibarkan Bendera Merah Putih selama bulan kemerdekaan. Pemkab Sumenep mendorong ASN dan masyarakat memasang bendera sejak 1 hingga 31 Agustus 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan para pahlawan sekaligus simbol kecintaan kepada Indonesia.

 

Pesan mengenai persatuan menjadi semakin penting karena pembangunan daerah tidak dapat berjalan hanya melalui kerja pemerintah. Masyarakat, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, pemuda, tokoh agama, serta berbagai kelompok lainnya memiliki ruang untuk berkontribusi.

 

Dalam konteks itulah, Bhinneka Tunggal Ika ditempatkan sebagai nilai yang bersifat praktis, bukan sekadar semboyan. Perbedaan dapat tetap hadir tanpa menghilangkan rasa sebagai satu bangsa.

 

Peringatan HUT ke-81 RI di Sumenep pun diharapkan menjadi pengingat bahwa kemerdekaan memiliki tanggung jawab yang harus diteruskan. Menjaga persatuan, menghormati perbedaan, memperkuat gotong royong dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat menjadi bagian dari cara mengisi kemerdekaan.

 

Dengan semangat tersebut, perayaan kemerdekaan diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian upacara dan kegiatan Agustus berakhir. Nilai persatuan dan kebersamaan justru diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sumenep.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Transparansi APB Desa Saobi Jadi Sorotan dalam Audiensi GPS dan DPMD
Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen
Sumenep–Blitar Perkuat Kerja Sama Pembangunan
KEK Tembakau Madura, Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare
Pasar Lelang Digelar Usai Kerja Sama Sumenep-Blitar
Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 serta pembahasan rencana kerja DPRD untuk tahun 2027
Peringati Hari Rabies Sedunia 2026, Pemkab Tulungagung Gelar Vaksinasi Rabies Gratis
GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Transparansi APB Desa Saobi Jadi Sorotan dalam Audiensi GPS dan DPMD

Senin, 28 September 2026 - 00:58 WIB

Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen

Senin, 28 September 2026 - 00:46 WIB

KEK Tembakau Madura, Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare

Senin, 28 September 2026 - 00:40 WIB

Pasar Lelang Digelar Usai Kerja Sama Sumenep-Blitar

Kamis, 24 September 2026 - 14:50 WIB

Rapat Paripurna DPRD Tulungagung Tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 serta pembahasan rencana kerja DPRD untuk tahun 2027

Berita Terbaru

Opini

Surat AI Pada Presiden Dan Menhan

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:12 WIB

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo saat wawancara dengan sejumlah wartawan.

Berita

Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen

Senin, 28 Sep 2026 - 00:58 WIB