Warning: Constant DISABLE_WP_CRON already defined in /home/pimenid/bagiberita.id/wp-config.php on line 97
Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional, Pilot Bupati : Anak adalah Investasi Sekaligus Aset Bangsa Yang Harus Dijamin Haknya - bagiberita.id

Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional, Pilot Bupati : Anak adalah Investasi Sekaligus Aset Bangsa Yang Harus Dijamin Haknya

- Redaksi

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Foto : plt bupati Tulungagung saat pembacaan Deklarasi Suara Anak yang berisi rekomendasi hasil Kongres Anak

 

 

Bagiberita.id, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan berpihak kepada anak melalui peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 yang dirangkai dengan Kongres Anak, Pengukuhan Forum Anak/Dewan Perwakilan Anak (DPA), DPATA Awards 2026, serta Deklarasi Suara Anak di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, dengan mengusung mengusung fokus Peningkatan Kapasitas Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Hidup Anak skala kewenangan kabupaten itu, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono, Pj. Sekretaris Daerah Drs. Tri Hariadi, M.Si., unsur Forkopimda dan instansi vertikal, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Kepala DPPKB Kabupaten Tulungagung Dr. dr. Kasil Rokhmad, MMRS., jajaran kepala OPD, organisasi masyarakat, dunia usaha, Lembaga Perlindungan Anak (LPA), serta peserta Kongres Anak dan pengurus Forum Anak/DPA Kabupaten Tulungagung masa bakti 2025–2026.

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Ahmad Baharudin menegaskan bahwa anak merupakan investasi sekaligus aset bangsa yang harus dijamin hak, perlindungan, dan tumbuh kembangnya. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat kapasitas seluruh lembaga penyedia layanan anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Momentum Hari Anak Nasional bukan sekadar perayaan, tetapi penguatan komitmen bersama untuk memastikan seluruh anak di Tulungagung memperoleh ruang yang aman, nyaman, dan fasilitas yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal,” ucap Ahmad Baharudin.

Ia menegaskan, tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” harus diwujudkan melalui pemberian kasih sayang, pendidikan yang berkualitas, serta kesempatan seluas-luasnya bagi anak untuk mengembangkan potensi. Di sisi lain, anak juga harus terlindungi dari berbagai ancaman, mulai dari kekerasan, diskriminasi, perundungan (bullying), eksploitasi, perkawinan anak, hingga dampak negatif perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan hak-hak anak agar lahir generasi yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Plt. Bupati juga menaruh harapan besar kepada Forum Anak atau Dewan Perwakilan Anak (DPA) sebagai wadah partisipasi anak dalam pembangunan daerah. Forum tersebut diharapkan mampu menjalankan peran sebagai Pelopor dan Pelapor (2P), yakni menjadi teladan dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat serta berani melaporkan setiap pelanggaran hak anak melalui mekanisme yang tersedia.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Tulungagung, Dr. dr. Kasil Rokhmad, MMRS., mengatakan Forum Anak kini telah terbentuk hingga tingkat desa dan kecamatan. Keberadaan forum tersebut menjadi ruang bagi anak untuk menyampaikan aspirasi sekaligus berperan aktif mencegah perundungan, kekerasan terhadap anak, dan penyalahgunaan narkotika.

“Kami ingin memastikan suara anak menjadi bagian dari proses pembangunan daerah. Anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki hak untuk didengar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan Kabupaten Tulungagung meraih predikat Kabupaten Layak Anak kategori Utama pada 2025 merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Saat ini, pemerintah daerah tengah mempersiapkan verifikasi lapangan pada September mendatang sebagai bagian dari upaya mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan itu, Kongres Anak 2026 menjadi forum bagi anak-anak menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan gagasan pembangunan dari perspektif mereka. Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga memberikan penghargaan melalui DPATA Awards 2026 kepada individu, komunitas, dan lembaga yang dinilai berkontribusi dalam pemenuhan hak serta perlindungan anak.

Peringatan HAN ke-42 ditutup dengan pembacaan Deklarasi Suara Anak yang berisi rekomendasi hasil Kongres Anak. Dokumen tersebut akan menjadi salah satu bahan masukan bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam menyusun kebijakan yang semakin berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.(Lukman)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep
Puluhan Motor Hangus di Gunung Eteng, Camat Kangayan Turun ke Lokasi
RSUD Sumenep Lepas Pegawai Purna Tugas dengan Penghormatan
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kembangkan Layanan Jiwa dan Rehabilitasi
DKPP Sumenep Buka Jalan Pasar Tembakau Prancak N95
Sumenep-Sampang Buka Kolaborasi Inovasi Digital
Sumenep Perkuat Tata Kelola Koperasi Lewat SAK-EP
Bupati Sumenep: Bhinneka Jadi Pesan Kemerdekaan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Puluhan Motor Hangus di Gunung Eteng, Camat Kangayan Turun ke Lokasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:19 WIB

RSUD Sumenep Lepas Pegawai Purna Tugas dengan Penghormatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:15 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kembangkan Layanan Jiwa dan Rehabilitasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:41 WIB

DKPP Sumenep Buka Jalan Pasar Tembakau Prancak N95

Berita Terbaru

Gerakan Mahasiswa Sumenep (GMS) dalam aksinya di depan gedung kantor Inspektorat Kabupaten Sumenep pada Rabu (16/9).

Berita

GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:51 WIB

Opini

Ketika Tempo Berjudi di Madura

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:30 WIB