Bagiberita.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperluas jejaring kerja sama internasional demi memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kerja sama antara Bupati Sumenep bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dengan mitra dari Zimbabwe, negara di kawasan Afrika bagian selatan yang dikenal sebagai salah satu produsen tembakau berkualitas dunia.
Kolaborasi ini diarahkan untuk mendorong pengembangan tembakau berkelanjutan, mulai dari peningkatan kualitas budidaya, transfer teknologi, peningkatan kapasitas petani hingga penguatan daya saing produk tembakau asal Sumenep di pasar internasional.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, sektor pertanian menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah terus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional yang memiliki pengalaman panjang dalam industri tembakau.
Menurutnya, kerja sama tersebut bukan sekadar membangun hubungan antarlembaga, melainkan menjadi upaya nyata meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengembangan sistem budidaya yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan.
“Tembakau merupakan komoditas strategis bagi masyarakat Sumenep. Melalui kolaborasi ini kami berharap kualitas produksi semakin meningkat, petani memperoleh pengetahuan baru, serta mampu menghasilkan tembakau yang memenuhi standar pasar global,” ujar Bupati.
Sementara itu, Kepala DKPP Sumenep menjelaskan, Zimbabwe memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan industri tembakau, mulai dari pembibitan, budidaya, pascapanen hingga pemasaran ekspor.
Karena itu, berbagai praktik terbaik (best practice) dari negara tersebut diharapkan dapat diadaptasi sesuai kondisi lahan dan karakteristik pertanian di Kabupaten Sumenep.
Kerja sama juga membuka peluang penyelenggaraan pelatihan, pendampingan teknis, penelitian bersama hingga pertukaran informasi mengenai inovasi pertanian berkelanjutan.
Selain meningkatkan kualitas hasil panen, pendekatan tersebut diharapkan mampu menekan biaya produksi, meningkatkan efisiensi usaha tani serta menjaga keberlanjutan lingkungan.
Selama ini Sumenep dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tembakau terbesar di Jawa Timur. Ribuan kepala keluarga menggantungkan perekonomiannya pada komoditas tersebut, sehingga peningkatan kualitas produksi menjadi kebutuhan penting untuk menjaga daya saing di tengah dinamika pasar.
Pemerintah daerah optimistis sinergi dengan Zimbabwe akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi tembakau Sumenep sebagai komoditas unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.







