Foto : kegiatan dinas Perikanan Tulungagung
Bagiberita id, Tulungagung – Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pengguna Air Tanah bagi Pembudidaya Ikan, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman pembudidaya ikan terhadap regulasi penggunaan air tanah sekaligus mendorong pengelolaan usaha budidaya yang berkelanjutan dan taat aturan.
FGD diikuti Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya, para penyuluh perikanan, serta perwakilan kelompok pembudidaya ikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulungagung.
Sebagai narasumber, Kepala Bidang Pendataan dan Kebijakan Teknologi Informasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulungagung, Diah Andriani, S.E., M.M., memaparkan ketentuan mengenai pendataan pengguna air tanah, kebijakan yang berlaku, serta hak dan kewajiban pengguna air tanah. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman bagi para pembudidaya ikan dalam memanfaatkan air tanah secara tertib dan sesuai ketentuan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, Robinson P. Nadeak, menegaskan bahwa air merupakan salah satu faktor utama dalam keberhasilan usaha perikanan budidaya. Karena itu, pemanfaatannya harus dilakukan secara bertanggung jawab dan sesuai regulasi yang berlaku.
“Air merupakan sumber daya yang sangat vital bagi keberlangsungan usaha perikanan budidaya. Melalui FGD ini kami ingin memastikan para pembudidaya ikan memahami ketentuan penggunaan air tanah, sehingga usaha yang dijalankan tidak hanya produktif, tetapi juga tertib administrasi dan mendukung kelestarian sumber daya air,” ujar Robinson.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas perangkat daerah menjadi kunci dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan budidaya.
“Kami berharap forum ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga ruang diskusi yang menghasilkan solusi atas berbagai persoalan di lapangan. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan pembudidaya ikan, sektor perikanan budidaya di Kabupaten Tulungagung akan semakin maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan masukan dari peserta terkait pemanfaatan air tanah dalam kegiatan budidaya ikan. Melalui forum ini, Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung berharap terbangun kesamaan pemahaman antara pemerintah daerah dan para pembudidaya sehingga pengelolaan air tanah dapat dilakukan secara bijaksana, sesuai ketentuan, serta mendukung keberlanjutan sektor perikanan budidaya.(Lukman)







