Kejati Dalami Dugaan Pemotongan Dana Kapitasi Dinkes Sumenep, Sejumlah Nakes Diperiksa

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur dikabarkan akan memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan pemotongan dana kapitasi Dinas Kesehatan (Dinkes P2KB) Sumenep. Pemeriksaan ini akan berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep. (18/2)

Informasi yang beredar menyebutkan, tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jawa Timur akan menggunakan fasilitas Kejaksaan Negeri Sumenep untuk pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus ini.

Sementara itu, menurut informasi sebelum pemeriksaan dilakukan, beberapa tenaga kesehatan (nakes) yang dipanggil sebagai saksi sempat dikumpulkan terlebih dahulu di kantor baru Dinkes P2KB Sumenep.

Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai pemanggilan tersebut, apakah berasal dari Kejati atau justru dilakukan oleh pihak Dinkes sendiri.

Menurut informasi yang dihimpun, pertemuan di kantor Dinkes itu bertujuan untuk koordinasi sebelum para nakes menjalani pemeriksaan di Kejari Sumenep.

Namun, saat awak media mencoba melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Dinkes P2KB Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes, belum mendapatkan respon.

Sementara sejumlah tenaga kesehatan dijadwalkan untuk diperiksa sebagai saksi guna mendalami dugaan pemotongan dana kapitasi yang terjadi di Kabupaten Sumenep.

Kasus ini menyeret Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, yang disebut-sebut sebagai pihak terlapor dalam laporan yang telah diajukan ke Kejati Jatim.

Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan Kejati Jatim terus mengumpulkan bukti serta keterangan dari berbagai pihak yang terkait dengan dugaan praktik pemotongan dana kapitasi tersebut.

Publik Sumenep menaruh perhatian besar terhadap perkembangan kasus ini, mengingat dana kapitasi seharusnya digunakan untuk peningkatan layanan kesehatan di tingkat puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya.

Pihak Kejati Jatim sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait perkembangan penyelidikan ini namun, dipastikan kasus ini akan ditangani secara transparan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan
Tolak Peradilan Militer, GAPADA Desak Kasus Andrie Yunus Diadili Umum
Konferensi Pers Kapolda Jatim Batal, Media Menunggu Tiga Jam Tanpa Kepastian
Aktivis Dear Jatim Adukan Dugaan Korupsi PUTR Sumenep ke Polda Jatim
KPK Periksa Pengusaha Rokok dalam Skandal Pita Cukai, Dear Jatim Desak KPK “Main” ke Madura
Dear Jatim Gelar Mimbar Bebas di Depan Kantor DPRD Sumenep, Kecam Teror terhadap Aktivis
Harga Miring, Biaya Membengkak Hingga Dugaan Penelantaran Sejumlah Jamaah Haji
Aksi Bisu Dear Jatim Soroti Maraknya Korupsi di Sumenep, Desak Polres Segera Atensi Laporan

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:50 WIB

Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan

Jumat, 24 April 2026 - 09:19 WIB

Tolak Peradilan Militer, GAPADA Desak Kasus Andrie Yunus Diadili Umum

Selasa, 14 April 2026 - 21:45 WIB

Konferensi Pers Kapolda Jatim Batal, Media Menunggu Tiga Jam Tanpa Kepastian

Selasa, 7 April 2026 - 12:49 WIB

Aktivis Dear Jatim Adukan Dugaan Korupsi PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Sabtu, 4 April 2026 - 00:17 WIB

KPK Periksa Pengusaha Rokok dalam Skandal Pita Cukai, Dear Jatim Desak KPK “Main” ke Madura

Berita Terbaru

Berita

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:15 WIB