Siapa Layak Duduki Kursi Sekretaris Daerah Sumenep?

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2024 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep yang akan segera kosong setelah masa jabatan Edy Rasyadi berakhir menjadi sorotan publik. Diskusi mengenai siapa yang layak menggantikannya memunculkan beberapa nama, diiringi kritik dan pandangan dari berbagai kalangan.

Sebuah video diskusi beberapa pemerhati kebijakan publik beredar dengan durasi 3 menit 5 detik yang dibagikan oleh Farid GAKI di WhatsApp Group Sumenep. (18/12)

Farid GAKI menilai bahwa sosok yang layak menjadi Sekda adalah seseorang yang memahami dinamika dan tantangan birokrasi. “Banyak pekerjaan rumah yang belum selesai, termasuk masalah pertanian dan koordinasi lintas sektor. Saya pikir Mas Arif (saat ini menjabat sebagai Kaban) punya pengalaman yang cukup untuk menangani hal itu, meski ada kekurangan di masa lalu,” ujarnya.

Fauzi As memiliki pandangan berbeda. Ia mendukung nama Pak Arif daripada 4 kandidat lainnya, yang dinilainya mampu mendengar dan merespons masukan publik dengan cepat. “Pak Arif memang memiliki program yang beberapa kali dinilai gagal, seperti UPLAND. Namun, dia mau memperbaiki kegagalan itu dan berani bertindak, misalnya menindaklanjuti masukan terkait permainan di sektor pertanian,” jelas Fauzi.

Di sisi lain, Kurniadi menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemilihan Sekda baru. Menurutnya, dugaan monopoli di sejumlah kebijakan sebelumnya harus menjadi pelajaran agar Sekda yang baru benar-benar bersih dari kepentingan kelompok tertentu. “Sekda harus bisa menjaga integritas, bukan hanya menjalankan program,” tegasnya.

Namun, perbedaan pandangan tidak selalu berjalan mulus. Kritik tajam muncul terkait inkonsistensi dukungan terhadap kandidat tertentu. Beberapa pihak mempertanyakan dukungan terhadap sosok yang sebelumnya terlibat dalam program kontroversial, seperti yang diungkapkan Farid tentang Mas Arif.

Fauzi menambahkan bahwa setiap kandidat memiliki kelebihan dan kekurangan, namun fokus utama adalah memilih pemimpin yang mau belajar dari kesalahan dan mendengar aspirasi masyarakat. “Pak Arif, meski tidak sempurna, menunjukkan niat untuk memperbaiki apa yang dianggap publik sebagai kegagalan,” kata Fauzi.

Kepala daerah Sumenep diharapkan memprioritaskan transparansi dalam proses pemilihan Sekda baru. Sosok pengganti Edy Rasyadi harus mampu membawa perubahan nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat Sumenep di berbagai sektor.

Para pengamat juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap rekam jejak para kandidat, terutama dalam menangani isu-isu strategis seperti pelayanan publik, pengelolaan anggaran, dan pemberdayaan masyarakat.

Kursi Sekda Sumenep bukan hanya soal posisi administratif, melainkan juga kunci dalam menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik. Pemimpin yang terpilih nantinya diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret bagi tantangan yang ada, sekaligus menjawab ekspektasi masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bertahan Sejak Tahun 1940, Alasan Bupati Fauzi Wajibkan Pawai Muharram di Sumenep Bikin Merinding
Teken Komitmen Bersama di Pendopo Keraton, Pemkab dan BPS Sumenep Bersinergi Rilis Sensus Ekonomi 2026
Genjot Pelayanan Publik, Bupati Achmad Fauzi Rombak Sejumlah Pejabat Strategis Sumenep
Rumah Ludes di Kepulauan Giligenting, Cara Pemkab Sumenep Pulihkan Korban Banjir
AMSP Soroti Semrawut Kota, Ajukan Audiensi ke Bupati Sumenep
Aktivis PPI Demo Kantor DPRD, BKD Dituding Perlakukan Previlege Terhadap Nia Kurnia Istri Bupati Sumenep
Pelatihan Paralegal di Sumenep Dorong Akses Bantuan Hukum hingga Desa Kepulauan
RSUDMA Sumenep Percepat Transformasi Layanan Kesehatan Digital

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 23:37 WIB

Bertahan Sejak Tahun 1940, Alasan Bupati Fauzi Wajibkan Pawai Muharram di Sumenep Bikin Merinding

Senin, 29 Juni 2026 - 22:29 WIB

Teken Komitmen Bersama di Pendopo Keraton, Pemkab dan BPS Sumenep Bersinergi Rilis Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:49 WIB

Rumah Ludes di Kepulauan Giligenting, Cara Pemkab Sumenep Pulihkan Korban Banjir

Senin, 8 Juni 2026 - 14:20 WIB

AMSP Soroti Semrawut Kota, Ajukan Audiensi ke Bupati Sumenep

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:14 WIB

Aktivis PPI Demo Kantor DPRD, BKD Dituding Perlakukan Previlege Terhadap Nia Kurnia Istri Bupati Sumenep

Berita Terbaru

Berita

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:15 WIB