Pasca Insiden Bunuh Diri, Express Bahari Akui Jual Tiket Tanpa Data Lengkap Penumpang

- Redaksi

Minggu, 20 April 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagiberita.id, Sumenep – Insiden tragis terjadi di perairan Takat Noko, sebelah barat Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (20/4), ketika seorang penumpang kapal Express Bahari diduga melakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari buritan kapal.

Mirisnya, pihak Express Bahari Kalianget mengakui bahwa korban hanya didata namanya saja tanpa mencantumkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat lengkap, sebagaimana mestinya sesuai identitas resmi KTP.

Penginputan data yang tidak lengkap tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait standar operasional prosedur (SOP) PT. Pelayaran Sakti Inti Makmur selaku perusahaan yang menaungi Express Bahari.

Kepala Perwakilan Cabang Express Bahari Kalianget, Moh. Nurullah, membenarkan bahwa korban hanya terdaftar namanya di dalam manifest kapal, namun tanpa keterangan alamat lengkap.

“Penumpang bernama AAF (inisial) hanya tercantum namanya saja di manifest. Kami baru tahu asalnya dari Lamongan setelah keluarga korban menghubungi pihak kepolisian,” ujarnya kepada awak media.

Saat kejadian, pihak kapal sempat melakukan pencarian selama satu jam sebelum akhirnya melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Batu Guluk, Pulau Kangean. Sandal dan ponsel korban ditemukan di kursi penumpang nomor A28 dan telah diserahkan ke pihak berwenang.

Nurullah menjelaskan, tiket kapal bisa dibeli secara online dan offline. Namun, ia mengklaim bahwa hanya pembelian online yang meminta data lengkap sesuai KTP, sedangkan pembelian langsung di loket hanya mencantumkan nama.

Sayangnya, klaim tersebut dibantah oleh hasil investigasi tim media yang mencoba melakukan pembelian tiket secara online. Sistem tiket ternyata tidak meminta data alamat lengkap maupun NIK sebagaimana pernyataan pihak kapal.

Hal ini memperkuat asumsi bahwa Express Bahari Kalianget diduga mengabaikan standar keamanan dan keselamatan penumpang dengan tidak melakukan pendataan secara akurat dan lengkap.

Publik kini mendesak PT. Pelayaran Sakti Inti Makmur untuk mengevaluasi total operasional cabang Express Bahari Kalianget demi menjaga kredibilitas perusahaan dan keselamatan penumpang.

Kasus ini akan terus dikawal oleh tim media hingga korban ditemukan dan pihak keluarga mendapatkan hak asuransi sesuai regulasi yang berlaku.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama
Disnakertrans Tulungagung Manfaatkan Alokasi DBHCHT Untuk Mencetak SDM Yang Unggul
Menyikapi Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih Pada Desa Terdampak
Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan
GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep
Dinas PUPR Tulungagung Terus Berupaya Berikan Layanan Infrastruktur Pada Masyarakat
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Pemkab Tulungagung, Plt Bupati Ajak Seluruh OPD Tanamkan Kedisiplinan dan Loyalitas
Pramuka Sumenep Mantapkan Langkah Dukung Swasembada Pangan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Sinergi BPBD Tulungagung–BPBD Trenggalek Teken Perjanjian Kerjasama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Disnakertrans Tulungagung Manfaatkan Alokasi DBHCHT Untuk Mencetak SDM Yang Unggul

Rabu, 30 September 2026 - 05:30 WIB

Menyikapi Musim Kemarau, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih Pada Desa Terdampak

Kamis, 17 September 2026 - 15:54 WIB

Pembangunan Drainase Disperkim Tulungagung, Guna Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Lingkungan

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

GMS Pertanyakan Inspektorat Sumenep

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Bupati Tulungagung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

Jumat, 9 Okt 2026 - 03:57 WIB