Rumah Ludes di Kepulauan Giligenting, Cara Pemkab Sumenep Pulihkan Korban Banjir

- Redaksi

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAGIBERITA, Sumenep – Tragedi kebakaran yang menghanguskan ruang hidup Abdur Rahman, warga Dusun Kalompang, Desa Jate, Kecamatan Giligenting, memicu respons cepat lintas sektoral dari daratan Sumenep. Melalui kolaborasi taktis antara Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep, penanganan korban kini mulai digeser ke arah pemulihan psikososial jangka panjang.

Langkah konkret ini diawali dengan penyerahan dana stimulus kedaruratan senilai Rp30 juta rupiah beserta paket logistik pangan pokok yang diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, di pusat komando Kantor Wakil Bupati pada Senin (15/06/2026).

Namun, ada hal yang berbeda dalam penanganan bencana kali ini. Pemkab Sumenep menegaskan tidak ingin terjebak dalam pola penanganan karitatif yang selesai setelah bantuan sembako habis. Mengingat korban berada di wilayah kepulauan (Giligenting) yang memiliki akses logistik khusus, pemerintah daerah langsung mengaktifkan skema trauma healing dan pendampingan ekonomi berkelanjutan.

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Sumenep, R. Abd. Rahman Riadi, membongkar strategi pasca-tanggap darurat yang tengah disiapkan timnya. Pihaknya akan mengawal proses transisi korban secara berkala agar tidak mengalami penurunan produktivitas ekonomi akibat kehilangan aset penunjang hidup saat kebakaran terjadi.

“Kami tidak akan meninggalkan korban setelah bantuan ini diserahkan. Fokus Dinsos P3A saat ini adalah melakukan pendampingan sosial-ekonomi lanjutan secara intensif. Kami ingin memastikan Abdur Rahman dan keluarga bisa benar-benar mandiri dan bangkit kembali ke kondisi stabil seperti sebelum musibah terjadi,” tegas R. Abd. Rahman Riadi.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati KH. Imam Hasyim menggarisbawahi bahwa kecepatan koordinasi dengan Baznas dalam mencairkan dana taktis adalah bentuk komitmen pemerintah yang memandang penanganan bencana di wilayah kepulauan harus memiliki urgensi dan kecepatan yang sama dengan wilayah daratan. Hubungan kolaboratif ini diharapkan menjadi percontohan bagi manajemen risiko bencana di wilayah Madura secara umum.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI
Bertahan Sejak Tahun 1940, Alasan Bupati Fauzi Wajibkan Pawai Muharram di Sumenep Bikin Merinding
Teken Komitmen Bersama di Pendopo Keraton, Pemkab dan BPS Sumenep Bersinergi Rilis Sensus Ekonomi 2026
Setop Bikin Pasien Lelah Berpindah Ruangan, RSUDMA Sumenep Satukan Dokter Spesialis di Poli Terpadu
Genjot Pelayanan Publik, Bupati Achmad Fauzi Rombak Sejumlah Pejabat Strategis Sumenep
Sinergi RSUDMA dan LKNU Sumenep Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Berintegritas
Penjahat Bernama Prabowo
Status Radiologi di Puskesmas Arjasa Diduga Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI

Senin, 29 Juni 2026 - 23:37 WIB

Bertahan Sejak Tahun 1940, Alasan Bupati Fauzi Wajibkan Pawai Muharram di Sumenep Bikin Merinding

Senin, 29 Juni 2026 - 22:29 WIB

Teken Komitmen Bersama di Pendopo Keraton, Pemkab dan BPS Sumenep Bersinergi Rilis Sensus Ekonomi 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:35 WIB

Setop Bikin Pasien Lelah Berpindah Ruangan, RSUDMA Sumenep Satukan Dokter Spesialis di Poli Terpadu

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:41 WIB

Genjot Pelayanan Publik, Bupati Achmad Fauzi Rombak Sejumlah Pejabat Strategis Sumenep

Berita Terbaru

Berita

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:15 WIB