Sinergi RSUDMA dan LKNU Sumenep Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Berintegritas

oleh -0 Dilihat
Temui dr. Erliyati, Pengurus Baru LKNU Sumenep Komitmen Jadi Support System Rumah Sakit Daerah.

BAGIBERITA, Sumenep – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus melakukan terobosan dalam memangkas jarak komunikasi antara penyedia layanan kesehatan dengan pasien. Langkah ini dipertegas melalui pembukaan ruang dialog dan penguatan pengawasan publik yang melibatkan jajaran Pengurus Cabang Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Sumenep pada Senin (22/06/2026).

Langkah kolaboratif ini sengaja diambil sebagai strategi taktis rumah sakit daerah untuk mendapatkan potret utuh, objektif, dan riil mengenai dinamika pelayanan di lapangan. Melalui kehadiran LKNU sebagai wadah penampung aspirasi, RSUDMA Sumenep ingin memastikan bahwa setiap komplain, kendala administrasi, hingga masukan kritis dari warga dapat terdengar dan dievaluasi secara berkala tanpa sekat birokrasi.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., menekankan bahwa keterbukaan institusi terhadap kritik dari organisasi kemasyarakatan merupakan instrumen penting dalam mendongkrak mutu pelayanan publik agar bergerak lebih transparan dan akuntabel.

“RSUD Sumenep terbuka terhadap kritik, saran, maupun masukan dari masyarakat dan berbagai organisasi. Seluruh masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan mutu pelayanan,” tegas dr. Erliyati dalam pertemuan yang berlangsung khidmat di ruang kerjanya.

Di sisi lain, Ketua LKNU Kabupaten Sumenep, Mudhar, S.Pd.I., menyatakan kesiapan kadernya untuk mengawal komitmen ini dengan bertindak sebagai support system yang aktif bergerak di tengah masyarakat. LKNU menempatkan diri sebagai jembatan dua arah yang tidak hanya bertugas menyalurkan keluhan, tetapi juga mengedukasi warga mengenai prosedur layanan kesehatan yang berlaku di RSUDMA.

Sinergi yang terbangun dalam audiensi satu jam ini diproyeksikan segera mewujud ke dalam serangkaian program aksi bersama yang konkret di lapangan. Manajemen rumah sakit dan pengurus ormas sepakat bahwa target akhir dari kemitraan strategis ini adalah lahirnya sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumenep yang tidak hanya cepat dan solutif, tetapi juga memperlakukan pasien secara jauh lebih humanis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *