Pemkab Tulungagung Dorong Transformasi Pelayanan Publik Mudah, Cepat dan Berkualitas

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : penandatanganan nota kesepakatan oleh plt bupati Tulungagung

Bagiberita.id, Tulungagung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung terus mendorong transformasi pelayanan publik agar semakin mudah, cepat, dan berkualitas. Saat ini sebanyak tujuh inovasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung resmi diluncurkan. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (24/8/2026).

Momentum tersebut sekaligus dirangkai dengan penandatanganan dan perpanjangan nota kesepahaman (MoU) Mal Pelayanan Publik (MPP) Tulungagung secara simbolis oleh plt bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.

Pada kesempatan itu Ahmad Baharudin menegaskan, peluncuran inovasi bukanlah garis akhir. Justru, setelah diluncurkan, inovasi harus diuji melalui implementasi nyata dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Setiap inovasi harus terus digunakan, dikembangkan, dievaluasi, dan diukur dampaknya,” tegasnya.

Menurut Bahrudin (akrab disapa), inovasi pelayanan tidak boleh sekadar menjadi program yang terlihat baik di atas kertas. Inovasi harus benar-benar diterapkan dan berkembang menjadi budaya kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus penguatan investasi di Tulungagung tidak mungkin hanya menjadi tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah (OPD).

“Investasi dan pelayanan publik bukan pekerjaan satu perangkat daerah. Ini adalah pekerjaan bersama,” ujarnya.

Di ujung arahannya, Bahrudin berharap tujuh inovasi baru DPMPTSP mampu memberikan dampak konkret terhadap kualitas pelayanan. Masyarakat diharapkan mendapatkan layanan yang lebih sederhana, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan.

Selain itu, kemudahan pelayanan juga diharapkan menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya iklim investasi yang sehat. Dengan pelayanan yang semakin baik, Tulungagung diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala DPMPTSP Kabupaten Tulungagung, Imro’atul Mufidah mengatakan peluncuran tujuh inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Tulungagung untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Penguatan pelayanan dilakukan tidak hanya melalui inovasi internal, tetapi juga dengan memperluas jejaring kerja sama di MPP Tulungagung.

Saat ini, sebanyak 16 instansi telah menjalin kerja sama dalam penyelenggaraan layanan di MPP. Instansi tersebut antara lain kepolisian, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Imigrasi, Kantor Pajak, BNN, ATR/BPN, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Kementerian Agama, BPS, serta sejumlah lembaga dan perbankan.

DPMPTSP Tulungagung juga telah membangun kerja sama dengan 20 perangkat daerah dan BUMD sejak awal 2026.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang terintegrasi. Masyarakat tidak harus mengakses berbagai layanan secara terpisah karena semakin banyak kebutuhan pelayanan dapat diakses melalui ekosistem MPP.

Kinerja MPP Tulungagung sepanjang semester pertama 2026 juga menunjukkan capaian positif. Tercatat sebanyak 10.285 layanan telah diterbitkan dari total 120 jenis layanan yang tersedia.

Sementara itu, indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan perizinan masih berada pada kategori sangat baik.

Tidak hanya berdampak terhadap pelayanan masyarakat, penguatan ekosistem pelayanan juga turut menopang sektor investasi. Hingga semester pertama 2026, realisasi investasi di Kabupaten Tulungagung telah mencapai sekitar Rp652,2 miliar.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Pemkab Tulungagung untuk terus melakukan pembenahan. Dengan hadirnya tujuh inovasi baru DPMPTSP, pemerintah daerah berharap pelayanan publik semakin adaptif, sementara iklim investasi semakin kondusif.

Pada akhirnya, keberhasilan inovasi tersebut akan ditentukan bukan hanya oleh seremoni peluncurannya, tetapi oleh seberapa besar perubahan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat serta pelaku usaha. (Lukman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Said Abdullah Bantu Renovasi Rumah Warga Raas
Penyaluran BLT Dana Desa, Pemdes Pucungkidul Fokuskan Pengentasan Miskin Ekstrem
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Resmi Buka TMMD ke-130 Tahun 2026 di Desa Pojok
Upacara Peringatan Hari Jadi ke 81 Jatim, Plt Bupati Tulungagung Ajak Perkuat Pengabdian Negara
Plt Bupati Tulungagung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi
Transparansi APB Desa Saobi Jadi Sorotan dalam Audiensi GPS dan DPMD
Tunggakan PBB-P2 Sumenep Dapat Keringanan hingga 95 Persen
Sumenep–Blitar Perkuat Kerja Sama Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Said Abdullah Bantu Renovasi Rumah Warga Raas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:42 WIB

Penyaluran BLT Dana Desa, Pemdes Pucungkidul Fokuskan Pengentasan Miskin Ekstrem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Resmi Buka TMMD ke-130 Tahun 2026 di Desa Pojok

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Upacara Peringatan Hari Jadi ke 81 Jatim, Plt Bupati Tulungagung Ajak Perkuat Pengabdian Negara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 03:57 WIB

Plt Bupati Tulungagung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi

Berita Terbaru

Kesehatan

RSUD Campurdarat dr.Karneni Luncurkan Layanan CT SCAN

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:01 WIB

Penyerahan dana reses oleh MH Said Abdullah untuk renovasi rumah tidak layak tinggal.

Berita

Said Abdullah Bantu Renovasi Rumah Warga Raas

Minggu, 18 Okt 2026 - 12:29 WIB