Bagiberita.id, Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bergerak cepat mengerahkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, relawan, serta berbagai fasilitas pendukung guna membantu penanganan penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang mengalami musibah di perairan sekitar Madura.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan proses evakuasi, penanganan korban, hingga pelayanan bagi keluarga penumpang dapat berlangsung secara maksimal.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari Media Center Pemerintah Kabupaten Sumenep, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait agar bekerja secara terpadu bersama Basarnas, TNI, Polri, KSOP, Syahbandar, Dinas Perhubungan, tenaga medis, serta unsur lainnya yang terlibat dalam operasi kemanusiaan.
Pemkab Sumenep menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari layanan kesehatan, ambulans, posko bantuan, hingga kebutuhan logistik yang dibutuhkan dalam proses penanganan para korban maupun keluarga yang menunggu informasi perkembangan pencarian.
Selain fokus pada penyelamatan korban, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan psikologis keluarga penumpang. Petugas di lapangan diminta memberikan pelayanan secara humanis, cepat, dan akurat agar keluarga memperoleh informasi resmi mengenai perkembangan proses evakuasi.
Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Karena itu, seluruh sumber daya pemerintah daerah dimobilisasi untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan penyelamatan yang dilakukan oleh tim gabungan.
Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat seperti ini. Setiap OPD diminta menjalankan tugas sesuai bidangnya agar penanganan berlangsung efektif tanpa menghambat proses evakuasi di lapangan.
Pemkab Sumenep juga terus menjalin komunikasi intensif dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan setiap kebutuhan yang diperlukan tim SAR dapat segera dipenuhi.
Di sisi lain, masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan pemerintah maupun instansi berwenang. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari beredarnya informasi yang dapat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Musibah yang menimpa KMP Mutiara Sentosa 2 menjadi perhatian berbagai pihak. Pemerintah berharap proses pencarian seluruh penumpang dapat berjalan lancar sehingga seluruh korban segera ditemukan dan memperoleh penanganan terbaik.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, tim SAR, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, dan masyarakat, diharapkan proses kemanusiaan ini dapat berlangsung secara optimal sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan warga.







