Foto : istimewa
Bagiberita.id, Tulungagung – Malam itu, suasana hangat menyelimuti warga saat berkumpul dalam acara nonton bareng (nobar) semifinal sepakbola Piala Dunia 2026 antara Inggris versus Argentina di Pendopo Tamanan, Kamis (16/7/2026) malam.
Inisiasi tersebut muncul dari Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, ini menjadi ajang refleksi penting mengenai semangat “Jogo Tulungagung”.

Pemkab Tulungagung melalui Camat Kota Tulungagung, Hari Prastijo, menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar hiburan. Baginya, nobar tersebut merupakan wadah strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.
”Tujuannya adalah mempererat tali silaturahmi. Dengan memusatkan euforia masyarakat di sini, kebersamaan lebih terjaga dan aspek keamanan pun lebih terjamin,” ujar Yoyok, sapaan akrab Hari Prastijo, Camat Tulungagung, Rabu (16/7/2026) dini hari.
Memaknai “Jogo Tulungagung” sebagai Tanggung Jawab Kolektif, pria yang akrab dengan nama panggilan Mbah Yoyok ini menegaskan bahwa slogan “Jogo Tulungagung” bukan sekadar retorika politik, melainkan komitmen moral bagi setiap elemen masyarakat.
Yoyok merumuskan tiga poin penting dalam pengimplementasian slogan tersebut, yakni :
Bukan Euforia Sesaat : Semangat menjaga daerah harus konsisten dan bukan sekadar tren musiman.
Aksi Nyata “Jogo” : Secara harfiah berarti menjaga dan melindungi, slogan ini adalah panggilan untuk mengawal pembangunan dan keharmonisan daerah.
Tanggung Jawab Bersama : Menjaga stabilitas pemerintahan, pembangunan, dan kerukunan adalah tugas kolektif seluruh warga.
Menanggapi dinamika situasi saat ini, penyuka lagu Semut Hitam yang sekaligus pegiat Musik Rock Legendaris asal Bumi Nggrowo ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi tantangan yang tidak terduga.
”Musibah atau tantangan bisa datang kapan saja. Namun, jika komitmen untuk menjaga Tulungagung sudah terpatri di hati setiap warga, insyaallah daerah kita akan selalu aman, damai, dan kondusif,” ungkap Yoyok
”Melalui momentum ini, pemerintah dan masyarakat Tulungagung menegaskan kembali komitmen untuk mengimplementasikan semangat menjaga daerah dalam kehidupan sehari-hari demi masa depan Kabupaten Tulungagung yang lebih tangguh dan sejahtera,” pungkasnya. (Lukman).







