Larung Sembonyo Tradisi Rutin Masyarakat Tulungagung Pesisir Selatan

- Redaksi

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : prosesi tasyakuran

 

Bagiberita.id, Tulungagung — Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, SM, MM, menghadiri upacara adat labuh laut Larung Sembonyo yang digelar oleh masyarakat pesisir Pantai Popoh, desa Besole, kecamatan Besuki – Tulungagung, pada Minggu (5/7/2026).

Untuk diketahui, Tradisi adat Labuh Laut atau Larung Sembonyo di Pantai Popoh, Tulungagung, adalah upacara sedekah laut sebagai wujud syukur nelayan atas hasil tangkapan hasil laut. Tradisi ini biasanya diisi dengan rangkaian kegiatan kirab sesaji berupa kepala kerbau dan hasil bumi dari Pendopo pantai Popoh menuju aula TPI (tempat pelelangan ikan) untuk didoakan bersama yang kemudian sesaji tersebut dilarung ke tengah laut oleh sejumlah nelayan. Bukan itu saja acara tersebut juga dimeriahkan dengan hiburan musik dan kesenian tradisional khas Tulungagung.

Hadir memberi sambutan, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara yang telah mengadakan acara adat Labuh Laut “Larung Sembonyo” dan pihak Pemdes Besole yang telah memberikan dukungan sehingga upacara adat tersebut bisa terlaksana dengan baik dan lancar.

Menurutnya, acara tersebut merupakan tradisi adat peninggalan dari nenek moyang terdahulu dan kita sebagai generasi penerus pendahulu sudah sepantasnya tetap menjaga kelestariannya agar tidak punah di masa mendatang.

Melalui acara tersebut Plt Bupati berharap bisa dijadikan sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi antar warga masyarakat dan juga sekaligus dengan pemerintah.

“Dengan mempererat tali silaturahmi maka semangat kegotongroyongan antar warga masyarakat akan tetap terjaga,” ujarnya.

Pihaknya juga sangat mendukung acara tersebut, karena juga merupakan salah satu upaya untuk menambah daya tarik bagi pengunjung untuk
datang ke wisata pantai Popoh yang dulu pernah terkenal di berbagai penjuru luar daerah.

“Mari kita jaga, kita uri – uri (lestarikan) bersama adat tradisi peninggalan nenek moyang kita agar tidak punah. Selain itu kita juga wajib menjaga sumberdaya alam ini agar bisa membawa manfaat bagi kita semua. Sekali lagi mari kita jaga alam maka alam juga akan menjaga kita semua,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut Plt Bupati Ahmad Baharudin atas nama pemerintah Kabupaten Tulungagung juga berpesan kepada warga masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang negatif dan tidak obyektif yang berpotensi membuat gaduh.

“Pemerintah Kabupaten Tulungagung tidak diam, kami bersama jajaran OPD terus bekerja untuk mewujudkan Kabupaten Tulungagung untuk lebih baik dan maju,” tandasnya.

Pihaknya juga mengajak kepada warga masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi menjaga kondusifitas wilayah, dengan semangat Jogo Tulungagung agar tetap tercipta suasana yang Guyub Rukun, Aman dan Damai di wilayah Kabupaten Tulungagung.Sementara itu, Kades Besole Suratman menyampaikan terimakasih kepada Plt Bupati Tulungagung beserta jajarannya yang telah berkenan hadir dalam acara tersebut dan bisa berbaur dalam suasana kebersamaan dengan warga masyarakat Besole dan sekitarnya.

Suratman juga menyampaikan terimakasih kepada segenap panitia dan warga masyarakat Besole yang dengan penuh semangat kegotongroyongan bisa mengadakan acara Labuh Laut Larung Sembonyo yang merupakan tradisi adat yang berlangsung turun temurun hingga sekarang.

“Semoga dengan digelarnya acara ini kita semua diberikan keberkahan dari Allah SWT, diberikan kesehatan, rezeki yang melimpah dan dijauhkan dari segala marabahaya,” ungkapnya.
Turut hadir dalam acara tersebut, Erma Susanti anggota komisi B DPRD Jawa Timur, Kadis Budpar Tulungagung, Kadis Perikanan Tulungagung, Forkopimcam Besuki dan undangan lainnya. (Lukman)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel bagiberita.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bersih Desa Sobontoro, Demi Wujudkan Desa Gemah Ripah Lohjinawi
Jamasan Kanjeng Kyai Upas Bukan Sekadar Ritual, Tetapi Penghormatan Sejarah
Auroville: Eksperimen Kota Utopia yang Menantang Batas Peradaban Modern
Pengajian Akbar di Masjid Al-Mujahidin Gadu Barat: Wujud Syukur dan Persatuan Umat
DRT Malindos Wakili Sumenep di Piala Karesidenan
Madura Night Vaganza 2025 Meriah, Stand Arinna Cafe & Resto Dipadati Pembeli
Eddi Kangean Segera Rilis Lagu ‘Takorong Kerrong’
Misteri Kangean: Surga Terlupakan dengan Jejak Purba dan Warisan Budaya Kaya

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 08:55 WIB

Larung Sembonyo Tradisi Rutin Masyarakat Tulungagung Pesisir Selatan

Senin, 6 Juli 2026 - 23:31 WIB

Bersih Desa Sobontoro, Demi Wujudkan Desa Gemah Ripah Lohjinawi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:31 WIB

Jamasan Kanjeng Kyai Upas Bukan Sekadar Ritual, Tetapi Penghormatan Sejarah

Kamis, 30 April 2026 - 12:15 WIB

Auroville: Eksperimen Kota Utopia yang Menantang Batas Peradaban Modern

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:16 WIB

Pengajian Akbar di Masjid Al-Mujahidin Gadu Barat: Wujud Syukur dan Persatuan Umat

Berita Terbaru

Berita

Tokoh Muda Sumenep Raih Amanah Strategis di DPP APSI

Jumat, 3 Jul 2026 - 14:15 WIB